Bicycle Touring with Kids


Traveling tak mesti mengunjungi tempat jauh yang harus ditempuh dengan pesawat. Dengan bersepeda pun, Anda bisa menciptakan turing yang menyenangkan. Malah, bisa jadi, lebih berkesan di mata anak-anak. Turing bersepeda membangun kebersamaan dan melatih kesabaran sesama anggota keluarga. Dan untuk melakukan turing seperti ini, Anda tak harus menjadi pengayuh sepeda kelas wahid. Siapa saja bisa melakukannya. Simak tips berikut ini!

 

Dirancang bersama

Ajaklah anak-anak merencanakan turing. Mereka harus tahu berapa jarak yang akan ditempuh, berapa waktu yang dibutuhkan, serta apa yang mereka harapkan. Apakah akan turing saat car free day dari rumah sampai Jalan MH Thamrin di Jakarta Pusat atau cuma dari Senayan sampai Thamrin. Jangan-jangan mereka malah mau menempuh jarak lebih jauh dan menginap di luar kota, entah di hotel atau mendirikan tenda.

 

Berbagi beban

Setelah menentukan tujuan, ajaklah anak menyiapkan perlengkapan. Bagi tugas bersama-sama. Siapa yang menyiapkan minuman dan makanan ringan, serta siapa yang menyusun baju dan peralatan turing. Jika ingin berkemah, siapkan tenda serta tentukan siapa yang harus membawa beban berat itu. Berikan tugas pada anak sesuai kemampuannya. Anak harus dilibatkan akan mereka merasa bagian dari sebuah tim.

 

Jaga kebugaran

Kondisi fisik anak berbeda dengan Anda. Segera istirahat jika mereka terlihat capai. Kadang, mereka belum bisa mengukur kemampuannya sendiri. Sebagai orangtua, Anda harus bijak menentukan kapan saatnya istirahat. Kelelahan fisik bukanlah turing yang menyenangkan.

 

Ciptakan kebersamaan

Tak perlu menentukan target waktu yang harus ditempuh. Jangan memaksa anak mengayuh sepeda jika kondisinya kecapaian. Ciptakan kebersamaan dalam turing ini. Temani si kecil istirahat jika lelah. Kebersamaan dan saling pengertian lebih penting dari segalanya.

 

Bekal minum dan makanan

Anak Anda membutuhkan minuman dan makanan yang lebih banyak dari biasanya. Lebih baik Anda menyiapkan minuman, suplemen, dan makanan yang memadai sehingga sewaktu-waktu bisa berhenti untuk menyantapnya. Jangan sampai kekurangan energi dalam perjalanan.

 

Usir kebosanan

Kreatif menyiasati keadaan. Jika rute yang Anda tempuh membosankan, misalnya melewati sawah melulu, cobalah mencari akal untuk mengusir kepenatan. Anda bisa mengajak anak-anak berhenti di tempat yang asyik untuk mengadakan aneka permainan dan game. Perhatikan mimik anak-anak. Jika terlihat bete, segera temukan ide untuk menyegarkan suasana. (Travel tips majalah JAKARTA 3636, edisi 58, November 2010)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s