Best time to visit Copenhagen


Copenhagen, kota indah di Skandinavia ini, menawarkan sejuta kenangan. Sepanjang hari, bukan hanya weekend, Anda bisa mengunjungi tempat shopping, cafe dan resto serta melakukan aktifitas out door yang menyenangkan. Tapi, semua itu baru bisa dinikmati jika Anda berkunjung pada saat yang tepat.

Seperti halnya daerah lain di Skandinavia, Copenhagen memiliki empat iklim: spring, summer, autumn serta winter. Masing-masing musim memiliki karakter tersendiri yang bisa memengaruhi suasana kunjungan Anda ke kota itu. Waktu paling tepat untuk berwisata di Copenhagen adalah awal Mei hingga akhir Agustus. Mengapa?

Awal Mei biasanya permulaan musim spring (semi) dimana suhu udara cukup hangat untuk orang-orang dari daerah tropis. Suhu siang hari berkisar 15 derajat Celcius, sedangkan suhu di malam sekitar 7 derajat Celcius. Penduduk mulai keluar rumah. Berkumpul di café atau jalan-jalan di taman kota. Aktifitas mulai berjalan sebagai tanda berakhirnya musim dingin. Saat yang tepat untuk turing keliling Copenhagen. Resiko kedinginan kecil karena perbedaan suhu dengan Indonesia tidak terlalu ekstrim

Lebih baik lagi kalau Anda ke Copenhagen pada akhir Juni hingga Juli, saat musim panas (summer) tiba. Suhu siang hari sekitar 20 derajat dan malam hari 11 derajat Celcius. Perbedaan dengan kota-kota dingin di Indonesia tidaklah besar. Pada bulan ini pula berbagai festival seni, kuliner, pertunjukan teater atau pameran digelar. Waktu siang juga lebih panjang dari biasanya sehingga Anda bisa puas berkelana. Jika kepanasan Anda bisa berenang di pelabuhan secara gratis. Pelabuhan di Copenhagen merupakan salah satu pelabuhan terbersih di dunia.

Hindari tur ke kota ini pada bulan Oktober sampai Maret, dimana Copenhagen sedang mengalami musim gugur (autumn) dan dingin (winter). Bulan Desember saja suhu siang hari hanya sekitar 4 derajat Celcius dan 0 derajat Celcius pada malam hari. Malah pada Januari dan Februari suhu siang berkisar 2 derajat dan malam -2 derajat Celcius. Penduduk Copenhagen memilih tinggal di rumah atau mengunjungi sanak famili untuk makan malam bersama dan saling bercerita.

Namun saat perayaan Natal, banyak toko yang memberikan diskon khusus. Rumah-rumah juga dihias dengan lampu warna-warni dan dekorasi yang menarik. Orang-oang keluar rumah untuk minum anggur guna menghangatkan suhu tubuh. Anda bisa berkunjung ke sini kalau ingin menikmati suasana Natal yang berbeda dengan di Indonesia. Tapi, kondisi kesehatan mesti prima agar tak menggigil saat salju putih turun. (Majalah 3636 edisi 50, Maret 2010)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s