LAZIO INDONESIA: SAATNYA TELAH TIBA


Setelah hampir sepuluh tahun penggemar Lazio di Indonesia saling berinteraksi, kini sudah saatnya bagi mereka untuk membentuk fans klub. Desakan juga datang dari fans di daerah.

Bukan lantaran Lazio baru saja menggondol trofi Coppa Italia kalau pendukung klub ini, khususnya di Jakarta, terus bertambah. Bagi Laziale, penggemar Lazio, klub ini memiliki daya pikat dibanding klub elit Italia lainnya. Memang, ketertarikan tiap individu pada Lazio bisa berlainan. Namun, alasan Rommy Rahmat Hidayat, pembimbing Lazio Indonesia, bisa menjadi gambaran. “Lazio beda. Mereka klub yang bermain menyerang,” jelas Rommy. Selama ini sepkabola Italia selalu diidentikkan dengan negative football yang mengandalkan strategi bertahan ala catenaccio. Tetapi Lazio lain. Mereka konsisten memeragakan sepakbola menyerang. Keluar dari pakem inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi Laziale.

Menurut Rommy, ada sekitar delapan ratus Laziale di Indonesia yang tersebar di berbagai kota, di luar Jabodetabek. “Kita ada region Bandung, Banten, Yogyakarta dan Semarang,” tambahnya. Penggemar berat Lazio ini mendesak agar segera dibentuk wadah formal bagi kegiatannya. “Kita membuat tim pembentukan fans klub yang diwakili oleh Bung Johan dan Bung Ali sebagai caretaker sampai organisasi terbentuk,” jelas Rommy. Jika tak ada halangan, Juni ini mereka akan mengadakan pertemuan yang melibatkan seluruh region.

Saat ini Rommy dan kawan-kawan sedang mendata ulang seluruh Laziale yang ada. Menurutnya, Johan Maputra dan Ali Nugroho selaku caretaker, mendapat dukungan dari Laziale-Lazieale muda yang enerjik dan kreatif. ”Mereka itulah yang akan mengembangkan Lazio Indonesia,” kata Rommy.

Walau status mereka hanya komunitas, tetapi keberadaan Lazio Indonesia tak ubahnya seperti sebuah fans klub. Mereka rutin menggelar berbagai kegiatan seperti nonton bareng, kumpul bersama serta mengikuti turnamen antarfans klub. ”Walau belum berbentuk organisasi, kita tetap mengirim tim futsal untuk ikut turnamen dan pertandingan persahabatan antarfans klub,” lanjut Rommy.

Acara nonton bareng yang digelar Lazio Indonesia juga tak pernah sepi. Baik yang diadakan di Jakarta, Bekasi, Bogor maupun di daerah lain seperti Yogyakarta, Semarang dan Banten. Pertandingan yang kadang diselenggarakan menjelang dinihari pun tak menghalangi niat Laziale untuk menyaksikan tim kesayangannya berlaga. Pendeknya, mereka tetap mendukung tim kebanggaannya, meski belum mendapat pengakuan dari klub yang bersangkutan. Mereka tetap memiliki hubungan psikologis dengan Lazio dan berharap dari hubungan itu bisa melahirkan fans klub yang diakui secara resmi oleh Lazio.

Jika Anda salah satu pendukung Lazio, segera bergabung dengan mereka. Kunjungi websitenya di http://www.lazio-indonesia.com. Anda bisa berbagi informasi apapun mengenai Lazio, baik pemain legendaris, aksesori maupun jadwal pertandingan tim kesayangan Anda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s