PETAKA HIBURAN


Untuk meramaikan suasana, sebelum atau saat jeda pertandingan, panitia menyuguhkan berbagai hiburan. Ada terjun payung, band, maupun pesta kembang api. Tapi jika hiburan itu berubah menjadi petaka, apa yang terjadi?

1. Molineux – 29 November 2003

Sebelum pertandingan antara Wolves vs Newcastle digelar, panitia ingin menghibur penonton dengan pesta kembang api. Tapi sayang kembang api yang semsetinya melsesat ke atas, malah nyelonong horizontal dan mengenai muka seorang fans Wolves Denise Butler. Dia dan tujuh supporter lain harus dilarikan ke rumah sakit. Chief Executive Wolves saat itu Jez Moxey langsung mengatakan tak akan ada lagi pesta kembang api di Molineux.

2. Lillestrom – Oktober 2001

Ketika babak pertama antara tuan rumah Lillestrom vs Tromso berakhir, panitia menyuguhkan atraksi terjun payung. Entah karena kurang latihan atau faktor X, salah satu penerjun malah mendarat di atap stadion. Pertandingan babak kedua harus tertunda selama 1,5 jam, sambil menunggu pasukan pemadam api menolong penerjun apes itu. Meski menang, Lillestrom gagal menjadi juara karena pada saat yang sama Rosenborg menang 4-1 atas Brann

3. Villa Park – Desember 1998

Saat istirahat babak pertama antara Aston Villa vs Arsenal, panitia menghibur penonton dengan terjun payung. Tujuh penerjun akan mendarat di tengah stadion Villa Park. Sayang, seorang penerjun Nigel Rogoff malah nyangsang di atap stadion. Dia terluka parah dan lutut kirinya harus diamputasi. Dia pun harus pensiun dari Angkatan Udara. Happy ending-nya, dia jatuh cinta dan menikah dengan perawat yang menjaganya saat dia sakit, Sarah Collins. DH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s