Sepakbolaria……November


1. Santet di sepakbola

Isu santet atau guna-guna merambah sepakbola Uni Emirat Arab. Dua mantan pemain timnas Faisal Khalil (Al-Ahli) dan Subait Khater (Al-Jazira) ditangkap polisi di Dubai, bersama dua orang paranormal akhir September lalu. Kedua pemain dan paranormal itu diduga menyantet penyerang timnas UEA Ismail Matar dan Ismail Al Hammadi. Gara-garanya, duo Ismail itu dipilih pelatih Dominique Bathenay untuk menggantikan posisi Faisal dan Subait di timnas. Menurut koran Al Shams, Faisal masih dalam pengawasan aparat, sedangkan Subait sudah kembali ke klubnya.

2. Kado istimewa

Pulang merayakan ulang tahun ke-25, David Devanna terperangah. Seluruh property David, dari dinding, kaca, rumput dan bahkan dua mobil vannya berwarna hijau-putih, warna kebesaran Celtic. Di jendela rumah tertulis “”Hoopy 25th birthday”. Padahal, David adalah penggemar fantatik Rangers. Siapa oknum yang berani mengubah seluruh cat rumah menjadi warna klub musuh bebuyutannya itu? Mereka adalah Gregor Todd dan Paul Stokes, sahabat David saat sekolah di SMU. Sejak remaja mereka terbiasa dengan humor “mengejutkan” seperti ini. Tentu David tak marah dengan lelucon itu dan menganggap sebagai kado istimewa.

3. Vonis 7 tahun 4 bulan

Mantan kiper Plymouth Argyle Luke McCormick dijatuhi vonis tujuh tahun empat bulan karena mengendarai mobil sambil mabuk yang menyebabkan dua bocah Arron Peak (10) dan adiknya Ben (8) tewas seketika dan ayah mereka Philip Peak (37) luka parah. Juni lalu, setelah menghadiri pesta pernikahan temannya McCormick memacu Ranger Rovernya dengan kencang sehingga tak bisa mengendalikan dan menabrak Toyota Previa. Setelah kecelakaan itu McCormick menjadi introvet dan sering dihantui mimpi buruk.

4. Asyik nonton bola

September lalu pemimpin Korea Utara Kim Jong Il dikabarkan wafat. Tapi kematian sang diktator itu dirahasiakan. Rumor tersebut dibantah oleh Korean Central News Agency. Menurut kantor berita itu, pemimpin Democratic People’s Republic of Korea (DPRK) itu merayakan ultah ke-62 dengan menyaksikan pertandingan sepakbola antara Kim Il Sung University vs Pyongyang University of Railways, dimana Kim Il Sung menang 4-1. Setelah pertandingan, Kim Jong Il memberi ucapan selamat kepada para pemain. Diisukan wafat kok malah asyik nonton sepakbola sih.

5. Pingsan dihajar fans

Liga Macedonia awal Oktober memanas saat Renova Dzepciste bertemu Makedonija GjP Skopje. Hawa panas mulai terasa pada menit 39 saat pemain Makedonija, Washington, berhasil menjebol gawang Renova melalui sundulan kepada dengan memanfaatkan umpan matang Georges Ambourouet. Menjelang turun minum, Ambourouet diganjar kartu merah. Ketika meninggalkan lapangan untuk menuju ruang ganti, tiba-tiba seorang tak dikenal menyerang pemain nasional Gabon itu hingga tak sadarkan diri. Dia pun segera dilarikan ke rumah sakit.

6. Pelatih miskin

Mungkin pelatih Marseille Eric Gerets adalah pelatih termiskin di dunia. Untuk membeli dua bungkus rokok saja dia tak mampu. “Saya ingin membeli dua bungkus rokok, tapi saya memberi uang 100 Euro. Berarti, saya tidak bisa merokok hari ini,” keluhnya setelah timnya kalah 1-2 atas Atletico Madrid di penyisihan grup Liga Champions. Gerets memberi uang 100 Euro untuk patungan karena kartu kredit milik klub untuk membeli tiket pesawat pulang ke Prancis ditolak. Agar bisa pulang, pemain dan official patungan dan mengumpulkan 3000 Euro sebagai ongkos terbang. Sudah kalah, tak bisa merokok pula. Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. (DH)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s