Kampiun di Satu Liga


Tak banyak pelatih yang berhasil menyabet gelar juara dengan klub yang berbeda-beda tetapi masih dalam satu kompetisi. Siapa saja mereka?


1. Jim McLaughlin
Pelatih kelahiran 1941 di Derry, Irlandia Utara ini menorehkan prestasi mengagumkan: meraih gelar juara Liga Irlandia delapan kali dengan empat tim yang berbeda. Dia mengawali karir pelatih di Dundalk. Sebagai pelatih merangkap pemain, dia menyumbang tiga kali juara pada 1975-76, 1978-79 dan 1981-82. Tahun 1983 dia hengkang ke Shamrock Rovers. Dengan klub ini dia menyumbang gelar juara Liga Irlandia sebanyak tiga kali. Dua gelar lain direbutnya bersama Derry City (1988-89) dan Shelbourne (1991-92).

2. Dror Kashtan
Prestasi pelatih kelahiran Petah Tikva, Israel ini fantastis. Merebut enam kali juara Liga Israel, enam kali State Cup dan tiga kali Toto Cup. Dia menjadi juara Liga Israel bersama empat klub yang berlainan. Pertama kali mengenyam juara bersama Hapoel Kfar Saba musim 1982-83. Bersama Beitar Jerusalem, Kashtan dua kali menjadi juara, musim 1986-87 dan 1992-93. Musim 1995-96 dia kembali merebut mahkota bergengsi bersama Maccabi Tel Aviv. Setelah itu, dia kembali bergabung dengan Beitar Jerusalem dan mencetak hat-trick bersama tim ini pada musim 1997-98. Klub keempat yang diarsiteki Kashtan dan berhasil menjadi juara adalah Hapoel Tel Aviv pada musim 1999-00.

3. Gordon Igesund
Mantan bintang sepakbola Afrika Selatan kelahiran 26 Juli 1956 di Durban, KwaZulu-Natal ini memecahkan rekor baru di Premier Soccer League (PSL). Dia pelatih pertama yang merebut gelar juara PSL dengan empat tim yang berbeda. Musim 1996-97, dia merebut mahkota juara bersama Manning Rangers. Dengan klub Orlando Pirates dia menjadi juara musim 2000-01. Musim berikutnya, dia kembali meraih gelar juara bersama Santos. Dan musim 2006-07 dia kembali menjadi jawara bersama Mamelodi Sundowns. Sayang, saat ini dia menganggur setelah dipecat oleh mamelodi Sundowns pada Februari 2008 lalu.

4. Vanderlei Luxemburgo
Pelatih Brasil kelahiran 10 Mei 1952 ini sudah menangani 23 klub. Prestasinya saat mengarsiteki Real Madrid tak mencorong. Dia justru berjaya di Seri A Brasil dengan meraih lima gelar bersama empat tim berlainan. Gelar pertama dan kedua didapat tahun 1993 dan 1994 bersama Palmeiras. Mahkota berikutnya diperoleh saat menangani Corinthians (1998), Cruzeiro (2003) dan Santos (2004). Setelah itu karir pelatihnya meredup, termasuk ketika bermarkas di Santiago Bernabeu. (DH)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s