Second Wife


Ada yang menarik dari pameran “The Most Exotic Classic Sport Car” di Bellagio Boutique Mall Mega Kuningan, Jakarta 8-10 Februari lalu. Di antara mobil-mobil klasik, ada mobil mungil tunggangan Mr Bean yang dipajang di pameran tersebut. Mini Cooper dan Mini Pick Up itu masih kinclong luar dalam. Rezy dan Sunardi, pemilik Mini, memang gandrung dengan mobil buatan Inggris itu.

Keduanya adalah anggota Jakarta Morris Club (JMC). Komunitas penggemar mobil Mini ini dibentuk pada 29 Agustus 1993 di Ciater, Jawa Barat. JMC menampung penggemar mobil Mini untuk menyalurkan hobi mengutak-atik mobilnya agar kendaraan langka ini tetap lestari.

Pada mulanya penggemar Mini datang dari kalangan tua. ”Tapi sekarang banyak kok anggota baru dari kalangan muda,” kata Edward Yusuf, Ketua JMC periode 2007-2010. Malah, para mahasiswa itu menggunakan mobilnya untuk aktifitas sehari-hari. Mereka tak khawatir dengan usia kendaraan karena Morris terkenal andal. Di masa jaya, Morris pernah menjuarai reli Monte Carlo pada 1964, 1965 dan 1967.

Bagi anggota JMC Morris adalah mobil penuh pesona. Sebenarnya, banyak varian Morris tapi yang paling sukses dan dikenal di Indonesia adalah Morris Mini (kebanyakan menyebut mobil Mr Bean). “Bentuknya unik, menarik dan tak lekang dimakan waktu,” tambah Edu, sapaan sehari-hari Edward Yusuf. Dari luar tampak kecil, tetapi setelah masuk ke kabin, mobil ini terasa lapang. “Mesinnya bandel, layak dikoleksi,” tambahnya.

Sebagai koleksi, Mini kerap dimodifikasi sesuai selera pemiliknya. ”Paling banyak konsep vintage (orosinil) dan custom (modifikasi),” lanjutnya. Mengembalikan Mini ke bentuk semula, seperti saat mobil itu keluar dari pabrik, membutuhakan waktu dan biaya banyak. “Beberapa orang melakukan restorasi hingga lebih dari seratus juta rupiah,” papar Edu. Maklum, untuk memburu asesori dan pernik mobil kadang mereka harus pesan ke Singapura, Malaysia atau bahkan ke Inggris.

Pantas saja anggota JMC sangat sayang pada Morris Mini-nya. Mereka rela melakukan apa saja asal Morris-nya tampak kinclong. ”Mereka menjadikan Morris sebagai isteri kedua,” kelakar Edu. (DH)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s