DETIC: Anti alkohol dan narkoba


Akhir 2007 pengurus DETIC (Depok Tiger Club) memecat seorang anggotanya yang kedapatan mabuk saat kopi darat di Sarimande, rumah makan Padang, di Jalan Margonda, Depok. Detic tak pernah memberi toleransi kepada anggota yang mengonsumsi narkoba atau alkohol.

“Dasar kita adalah safety riding. Kalau mereka mengendari motor di bawah pengaruh alkohol, bukan hanya membahayakan dirinya tapi juga orang lain,” jelas Verdy ‘Aldo’ Artionang, Sekretaris Detic. Karena itu Detic memberi sanksi tegas untuk pelanggaran ini. “Langsung SP3 dan pemecatan,” tambahnya. Menurut Aldo, perang terhadap narkoba sudah menjadi keputusan bersama saat mubes Detic.

Selain perang terhadap alkohol dan narkoba, organisasi pemilik motor Honda Tiger ini juga menjunjung tinggi safety riding. “Kalau kita levelnya bukan hanya memperingatkan orang agar memakai helm, tapi kita sudah memberikan helm ke mereka,” kata Aldo. Safety riding ini bukan sebatas motto. Saat mereka akan berangkat ke Banten untuk menghadiri perayaan ulang tahun klub Tiger di daerah itu, seluruh bikers memakai peralatan lengkap, mulai helm full face, pelindung tangan, pelindung kaki dan pelindung dada. ”Kayak robot, tapi perlu untuk keselamatan,” kata Sumargo, Ketua Umum Detic.

Brotherhood

Detic didirikan pada 11 September 2004. ”Bersamaan dengan bom WTC,” kata Aldo sambil tertawa. Detic baru dideklarasikan ke publik pada 11 Maret 2005. “Jadi kita punya dua hari ultah,” lanjutnya. Saat deklarasi Detic berhasil mengumpulkan riders Tiger sebanyak 1.300. ”Bila digabung dengan motor bebek, jumlahnya bisa 1.800-an,” tambah mantan karyawan Bank BNI itu.

Meski menyandang nama Depok, tetapi Detic tetap membuka diri kepada riders dari daerah lain yang ingin bergabung dalam komunitas tersebut. Memang, di antara member Detic ada riders yang berasal dari Lenteng Agung (Jakarta), Jatiasih (Bekasi) dan Serpong (Tangerang). “Mungkin mereka melihat ada sesuatu yang menarik,” jelas Aldo lagi.

Di Detic, riders bukan hanya menjaga persaudaraan dengan sesama, tetapi lebih dari itu. Mereka bisa belajar mengelola organisasi dengan manajemen modern. Komunitas ini memiliki sumber penghasilan dari berbagai hal seperti penjualan aksesori, sponsorship dan pengadaan safety riding course. ”Kita pernah memberikan safety riding course di Astra Daihatsu, Semen Cibinong dan Bekaert,” tambah Aldo.

Bila Anda ingin menjadi bagian dari Detic, segera daftar ke sekretariat di Jalan Pemancar RRI, KSU Depok atau kunjungi websitenya di http://detic.honda-tiger.or.id/. Persyaratannya gampang dan prosesnya cepat. (DH)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s