SMM: Jayalah Persiku!


Berkat dukungan Suporter Macan Muria (SMM), Persiku yang sempat terseok ke Divisi Dua kini kembali berlaga di Divisi Utama Liga Indonesia. Bagaimana fans Macan Muria memotivasi para pemain?

Persatuan Sepakbola Kudus (Persiku) pernah berjaya pada tahun 1994, saat ditangani pelatih Riona Asnan. Namun setelah itu namanya meredup, malah nyaris padam. Kenyataan ini membuat suporter Persiku yang tergabung dalam SMM merana. Arif Soelechan, Ketua SMM, tak mau pasukannya larut dalam kepedihan. Mereka pun bangkit!

Februari 2005, menjelang diputarnya kompetisi Divisi Dua, SMM memotivasi pemain Persiku dengan membuat bendera raksasa dengan ukuran 60,2 meter kali 40 meter. Bendera tersebut tercatat di MURI (Museum Rekor Indonesia) sebagai bendera terbesar di Indonesia. Pembuatan bendera itu melibatkan 15 ribu anggota SMM. Bendera tersebut dibentangkan di Alun-alun Simpangtujuh, Kudus, dengan melibatkan 150 siswa SMAN 2 Bae yang dilatih selama dua pekan.

Bendera raksasa itu ternyata menjadi simbol kebangkitan Persiku. Kesebalasan kota keretek itu berhasil menjuarai komptisi Divisi Dua dengan hasil kinclong: tak pernah kalah. Mereka promosi ke Divisi Satu. Tentu, semangat SMM dalam memberi dukungan kepada Perisku makin membara. Beberapa kelompok suporter menyatakan diri bergabung ke SMM. Salah satunya adalah Pasukan Macan Kolaborasi (Pasmako) yang bermarkas di Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati. Kini, SMM memiliki 33 laskar suporter.

Berlaga di Divisi Satu menimbulkan asa baru bagi SMM. Mereka terus memberi dukungan manakala Persiku berlaga, baik saat bermain di kandang maupun di kala tandang. Militansi mereka tak perlu diragukan lagi. Saat Persiku berlaga di markas Persikad, anggota SMM tampak bersemangat. Memakai aksesori Persiku lengkap mereka bernyanyi dan meneriakkan yel-yel. Bunyi drum dan terompet tak pernah berhenti meski Persiku menyerah dengan skor telak, 2-5.

Lecutan semangat yang diberikan SMM terus memacu skuad Persiku untuk tampil maksimal. Kekalahan atas Persikad bukanlah akhir segalanya. Pada laga berikutnya, pasukan arahan Subangkit itu terus bersinar. Akhirnya, mereka pun berhasil menjadi runner up Grup 2 dengan nilai 32, hanya selisih satu poin dengan juara grup Persikad.

Kini Persiku kembali berlaga di Divisi Utama. Lima belas ribu pendukung Persiku yang tersebar di berbagai tempat siap memberi dukungan. Nyanyian, yel-yel dan teriakan histeris anggota SMM akan meramaikan stadion Wergu Wetan, Kudus, Jawa Tengah. Selamat datang, kawan! (DH)

2 thoughts on “SMM: Jayalah Persiku!

  1. duh jadi keinget q waktu ngibarin tuh bendera bersama temen2 sekolah…..apalagi wktunya sangaat tepat,cz pengibarannya waktu kita anak kelas 3 mau ujian kelulusan.Jadi itu merupakan kado istimewa buat kami anak kelas 3 pada khususnya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s