Nonton sepakbola bikin langsing lho!


Nonton bola = diet
Kabar baik bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan. Penelitian Dr Adam Carey, ahli nutrisi, menemukan bukti bahwa menonton pertandingan sepakbola yang seru bisa menurunkan berat badan. Berjoget dan berteriak saat menonton sepakbola bisa membakar 1000 kalori atau setara dengan berhubungan seks selama 180 menit atau berlari 40 menit. Tetapi jika Anda menyaksikan pertandingan melalui televisi, kalori yang terbakar hanya 700. Jumlah kalori itu setara dengan berhubungan intim selama dua jam. Carey mengatakan saat Anda berteriak karena tim kebanggaan Anda berhasil menjebol gawang lawan, jumlah kalori yang terbakar sekitar 81,5. Mau langsing? Nonton sepakbola yuk!

Bar = tempat terlarang
Akhir November 2007, wajah Roy Keane bagai ditampar. Betapa tidak. Tim besutannya kalah telak 1-7 atas Everton. Mantan pemain Manchester United itu menganalisa penyebab kekalahan. Dari pengamatan Kenae, skuad Sunderland tidak bisa tampil prima karena para pemain sering bertandang ke Balck Spider, bar yang tersohor di Sunderland.

Setelah menemukan “jawaban”, Keane segera merilis peraturan baru: melarang pemain berkunjung ke bar. Tentu, peraturan itu menimbulkan kontroversi. Bertandang ke bar adalah salah satu hiburan bagi pemain. Di luar kontroversi itu, pekerjaan asisten Keane juga bertambah. Mereka harus melaporkan kepada Keane, pemain yang masih bandel mengunjungi bar-bar di kota tersebut. Capai deh!

Joe Calzaghe Atlet Terbaik 2007
Joe Calzaghe (35), petinju kelas menengah super, dinobatkan menjadi Atlet Terbaik 2007 versi BBC. Calzaghe mengalahkan pesaing terberatnya pembalap F1 Lewis Hamilton dan petinju Ricky Hatton. Rekor Calzaghe memang menakjubkan. Dia bisa mengawinkan dua gelar, WBA dan WBC dengan sabuk WBO yang sudah dipegangnya sejak 11 Oktober 1997. Rekor tandingnya pun mencengangkan. Tak pernah kalah dalam 44 laga (32 di antaranya menang KO), termasuk melawan Mikkel Kessler pada November lalu. Awal 2008 ini Calzaghe masih memiliki satu obsesi: menaklukkan juara dunia kelas berat ringan asal Amerika Serikat Bernard Hopkins. Hopkins tak gentar. “Katakan pada dia (Joe). Saya akan bertarung dan kemudian dia tak bisa bilang tak terkalahkan lagi,” ujar Hopkis. Siapa jawara sejati? Tunggu tanggal mainnya.

Berkah Kegagalan
Atlet sky-jumping asal Inggris, Michael Edwards (lebih dikenal Eddie “the Eagle” Edwards) adalah atlet paling beruntung di jagad ini. Di olimpiade musim panas 1988 di Calgary dia mendapat cemoohan. Lompatan sejauh 90 meter hanya menempati peringkat peringkat 55 dari 56. Pada saat penutupan, Presiden IOC Juan Antonio Samaranch berujar, ”Di olimpiade ini, sebagian orang mendapat medali emas, sebagian memecahkan rekor baru dan ada satu atlet yang terbang bagai rajawali.” Seratus ribu hadirin langsung berteriak, ”Eddie….Eddie”. Yah, lompatan Eddie memang memalukan!

Tetapi sehabis olimpiade, nama Eddie malah melambung. Sejumlah televisi mengadakan wawancara ekslusif. Dia pun menjual kisah hidupnya ke sebuah tabloid seharga Rp 600 juta. Tahun 1991, Eddie juga membuat lagu berjudul Mun Niemi En Eetu atau My Name is Eddie. Makanya, jangan takut gagal. Siapa tahu malah terkenal. (DH)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s