Untung rugi mengambil paket kredit kendaraan


Kamis, 17/11/2005 00:00 WIB
Untung rugi mengambil paket kredit kendaraan

Guna memudahkan konsumen untuk memiliki mobil, leasing dan dealer menciptakan Paket Kredit. Umumnya, Paket Kredit didesain sedemikian rupa sehingga “meringankan” konsumen. Benarkah Paket Kredit lebih menguntungkan ketimbang Kredit Pemilikan Mobil biasa?

Mengajukan kredit mobil kian gampang. Banyak bank dan leasing yang menawarkan kredit dengan bunga bersaing. Bahkan, saat menghadapi momen-momen khusus, seperti Hari Raya Idul Fitri, Natal, atau Tahun Baru leasing tak segan-segan meluncurkan Paket Kredit sehingga Anda bisa memiliki mobil meski uang yang Anda miliki minim.

Terlepas dari itu, setiap kali Anda mengajukan kredit, bukan hanya kredit mobil, ada beberapa hal yang mesti dipertimbangkan. Tak peduli Anda mengambil melalui Paket Kredit maupun kredit normal.

Hal-hal yang mesti diperhatikan adalah besarnya uang muka (down payment) yang harus dibayar, besarnya angsuran tiap bulan, bunga yang ditawarkan, serta jangka waktu (tenor) kredit. Di samping itu, Anda pun perlu mengecek biaya administrasi, biaya profisi, biaya polis, biaya notaris, atau biaya asuransi.

Bila semua komponen di atas dilihat dengan cermat maka Anda akan menemukan kredit dengan bunga bersaing sehingga Anda tak menghambur-hamburkan uang untuk membayar bunga. Namun, hal itu bisa Anda lakukan jika Anda memenuhi semua persayaratan: memiliki uang cukup untuk membayar uang muka serta memiliki data keuangan yang baik.

Uang muka ringan

Pada kenyataannya, tidak semua orang memiliki uang yang cukup untuk membayar uang muka yang dipersyaratkan oleh kredit normal (uang muka sekitar 20%). Padahal, konsumen yang memiliki karakter semacam ini cukup banyak.

Leasing dan dealer pun tak kurang akal untuk menangkap pangsa pasar itu. Muncullah apa yang disebut Paket Kredit dengan berbagai variasinya. Ada yang DP super ringan, bunga 0%, atau pun jangka waktu hingga 5 tahun.

Melalui Paket Kredit itu, orang yang memiliki uang pas-pasan bisa membeli mobil. Selain uang muka yang ringan, jangka waktu yang cukup lama juga meringankan besarnya angsuran tiap bulan. Bila dicermati, Paket Kredit memang memberikan keuntungan bagi konsumen, di antaranya:

Uang Muka ringan. Biasanya leasing meminta uang muka sebesar 20% dari harga on the road (OTR) kendaraan. Bahkan, untuk jenis mobil yang kurang laku ada leasing yang meminta DP sekitar 25-30%. Namun, melalui paket kredit uang muka yang diminta hanya 10% dari harga OTR. Malah, kadang bisa lebih kecil dari jumlah itu

Tenor lebih lama. Umumnya leasing hanya memberikan kredit sampai 3 tahun (36 bulan). Kadang, leasing mengeluarkan Paket Kredit yang tenornya bisa mencapai 60 bulan (5 tahun). Hal ini menguntungkan bagi konsumen yang memiliki uang pas-pasan karena nilai angsuran bulanan menjadi lebih kecil.

Angsuran bulanan lebih ringan. Pada umumnya Paket Kredit menawarkan angsuran bulanan yang lebih ringan ketimbang kredit normal. Tentu saja ini bisa terjadi karena jangka waktu paket kredit bisa lebih lama daripada kredit biasa.

Bunga (kadang) lebih ringan. Ada paket kredit yang menawarkan bunga 0%. Umumnya paket seperti ini hanya berlaku untuk kredit yang mengambil tenor satu tahun.

Tak bisa ditawar

Sebelum membahas mengenai kelemahan Paket Kredit, ada baiknya kita menelusuri terlebih dulu apa latar belakang leasing dan dealer menelorkan Paket Kredit.

Bagi dealer kendaraan, Paket Kredit diharapkan akan mendongkrak penjualan pada tataran tertentu. Ini bisa berarti kendaraan yang bersangkutan kurang laku di pasar sehingga dealer merasa perlu menjual dengan cara yang paling gampang. Toh, risiko kredit macet akan ditanggung lembaga keuangan.

Kemungkinan kedua, kendaraan itu laku di pasar namun dealer ingin segera menghabiskan stock barang karena pabrikan akan mengeluarkan model baru.

Sementara itu, bagi leasing, Paket Kredit akan meningkatkan omzet penjualan yang lumayan signifikan. Selain bisa merangkul pangsa pasar yang sebelumnya tak terjamah, paket kredit juga merupakan cara jitu bagi mereka untuk meningkatkan outstanding principle.

Bila umumnya untuk mengambil kredit konsumen harus mengeluarkan DP 20% dari harga OTR maka paket kredit bisa menekan persentase DP. Uang muka yang makin kecil otomatis akan mendongkrak pokok utang untuk setiap unit kendaraan.

Lantas, apa perlunya kita mengetahui latar belakang itu? Sebenarnya, dengan mengatahui motifasi leasing dan dealer membuat Paket Kredit, secara implisit,Anda akan mengetahui kelemahan sistim ini.

Misalnya, ketika Paket Kredit menawarkan bunga 0% sebenarnya dealer ingin mengatakan kepada Anda bahwa ada diskon khusus untuk kendaraan tersebut. Paling tidak diskon itu sama dengan tingkat suku bunga yang berlaku saat itu. Contohnya, jika harga kendaraan Rp100 juta dan suku bunga yang berlaku untuk kredit 1 tahun adalah 6% maka diskon untuk mobil tersebut berkisar Rp 6 juta juga. Nah, diskon seperti ini tidak bisa Anda nikmati kalau Anda memilih Paket Kredit dengan bunga 0%.

Memang, umumnya Paket Kredit bersifat ‘mutlak’ sehingga tidak bisa diotak-atik lagi. Bukan hanya soal harga kendaraan tetapi juga soal besarnya suku bunga. “Kalau sistim paket saya tidak bisa apa-apa lagi,” kilah salesman saat Anda menawar harga kendaraan atau bunga kreditnya. Padahal hal itu bisa Anda lakukan ketika Anda mengajukan kredit secara normal. Kemutlakan paket kredit meliputi harga kendaraan, suku bunga yang dikenakan serta biaya asuransi.

Nah, setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan Paket Kredit, maka Anda bisa mempertimbangkan berbagai hal sebelum Anda mengambil Paket Kredit tertentu. Pastikan Anda memperoleh keuntungan dari Paket Kredit yang Anda ambil.

Joko Harismoyo *
* Pengamat leasing.

(Catatan: Tulisan ini semula dimuat di Tabloid Uang (grup Bisnis Indonesia. Link: http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=477&_dad=portal30&_schema=PORTAL30&pared_id=403391&patop_id=W02“)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s