Mencetak ‘Raul’ di Bali


Jangan kaget bila suatu saat bintang Real Madrid bernama Made atau Indra. Itu bukan ilusi, karena Real Madrid Club de Futbol, klub tersohor dari Spanyol dan terbesar di dunia, akan mendirikan Real Madrid Football Academy (RMFA) di Bali pada tahun 2008. Akademi ini akan menjadi pemasok utama pemain inti Los Galacticos di masa depan.

Sebenarnya, niat Real Madrid C.F. untuk membuka akademi sepakbola sudah tercetus sejak tiga tahun silam. Menurut Jose Eduardo Nadal, Chief Executive Officer RMFA, akademi ini akan menjadi akademi sepakbola pertama Real Madrid C.F. di kawasan Asia-Pasifik. “Kami pilih Indonesia karena animo masyarakat terhadap sepakbola sangat tinggi”, ujar pria kelahiran Manila, Philipina itu. Di samping animo yang tinggi, Indonesia juga memiliki pemain-pemain muda berbakat. Tapi sayangnya, menurut Loy – panggilan sehari-hari Jose – bakat itu kurang berkembang. “Saya kurang tahu apa penyebabnya. Kalau di Spanyol, anak-anak berbakat itu akan dididik di akademi- akademi sepakbola”, lanjutnya.

Loy berharap RMFA bisa menampung anak-anak berbakat yang berusia 9 sampai 18 tahun, sehingga kelak mereka bisa menjadi bintang sepakbola dunia dan mengangkat prestasi sepakbola Indonesia. “Siapa tahu empat tahun ke depan Indonesia bisa menjadi juara Asia dan bisa tampil di Piala Dunia. Kalau Jepang dan Korea Selatan bisa, mengapa Indonesia tidak?” tanya Loy.

Lengkap

Berbeda dengan sekolah sepakbola yang ada di Indonesia, RMFA mengadopsi akademi Real Madrid yang ada di Madrid, Spanyol. Siswa tinggal di asrama selama satu tahun ajaran penuh dan dibimbing langsung oleh guru-guru berkualitas dan pelatih dari Real Madrid C.F. Materi akademi bukan hanya belajar sepakbola, tetapi juga pelajaran formal lainnya. Setap hari, lima hari dalam seminggu, dari pagi hingga siang siswa diberi materi pendidikan formal sesuai dengan kurikulum yang ada di Indonesia, dan pada sore harinya baru mereka berlatih sepakbola. ”Kami juga akan mengajarkan taktik, mental bertanding, fighting spirit dan menjaga kondisi fisik tubuh melalui makanan dan nutrisi yang tepat,” tambah Loy.

Selama tinggal di asrama, siswa akan mendapatkan fasilitas lengkap mulai dari penginapan, makanan, pelayanan kesehatan selama setahun penuh. Akademi ini akan mulai dibangun pada akhir 2007 di Bali. ”Ada beberapa alternatif tempat dan kami akan memilih yang terbaik. Bangunan akan dilengkapi asrama, ruang kelas, lapangan sepakbola bertaraf internasional, klinik, gymnasium dan kolam renang ukuran olimpiade. Mulai tahun ajaran 2008, bangunan dan fasilitas diharapkan sudah jadi semua,” tambah Manuel C. Kumaat, Marketing Communication Coordinator RMFA.

Walau belum launching, atensi publik terhadap keberadaan RMFA cukup tinggi. Beberapa perusahaan multinasional diminta bersedia memberikan beasiswa kepada anak-anak yang berbakat tapi mungkin kurang beruntung secara finansial. Biaya pendidikan selama setahun sekitar 20.000 dollar AS. ”Nggak mahal bila dilihat dengan apa yang diajarkan dan didapat siswa,” lanjut pria berbadan tinggi itu. Dalam rangka soft launching, RMFA akan menyelenggarakan RMFA – Football Camp pada 16 – 29 Desember 2007 di Canggu Club, Bali. Acara coaching clinic selama dua pekan itu dipandu pelatih dari Real Madrid C.F. ”Jika tidak ada halangan, Ramon Calderon – presiden Real Madrid C.F.– akan datang pada saat pembukaan RMFA – FC,” kata Loy. (DH)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s