Best African Palyers of the 20th Century


Pemain Afrika merajalela di Eropa. Di Inggris ada Didier Drogba dan Michael Essien. Di Spanyol, Samuel Eto’o menjadi momok para kiper. Sebenarnya, kiprah pemain Afrika mulai mencolok pada akhir abad ke-20. FIFA bekerjasama dengan The International Federation of Football History & Statistics (IFFHS) menyusun daftar pemain terbaik Afrika abad ke-20. Penulisan pemain di bawah ini berdasarkan peringkatnya.

1 George Weah (Liberia)

Belum ada pemain Afrika yang bisa menandingi kehebatan pemain kelahiran 1 Oktober 1966 ini. Dia malang melintang selama 14 tahun di Prancis (AS Monaco, PSG, Marseille), Italia (AC Milan) dan Inggris (Chelsea, Manchester City). Pada 1995 Weah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Dunia, Pemain Terbaik Eropa sekaligus Pemain Terbaik Afrika. Pemain yang lahir di daerah miskin Monrovia itu akhirnya terjun ke dunia politik. Pada 2005, dia mengikuti pemilihan presiden, tetapi kalah di putaran kedua.

2 Roger Milla (Kamerun)

Albert Roger Miller adalah legendaris Kamerun. Pemain kelahiran 20 Mei 1952 ini adalah pemain Afrika yang paling banyak berlaga di ajang internasional. Dia tiga kali tampil di Piala Dunia bersama timnas Kamerun. Di Piala Dunia 1990, saat dia berusia 38 tahun, Milla mencetak tiga gol dan mengantarkan Kamerun ke perempatfinal.

3 Abedi Ayew “Pele” (Ghana)

Abedi Ayew atau lebih dikenal dengan sebutan Abedi Pele lahir di kota kecil Dome, Ghana, 5 November 1964. Mantan kapten timnas Ghana (1992-1998) ini dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Afrika pada 1991, 1992 dan 1993. Dia juga mendapat julukan “Maradona Afrika”. Aksi solo run-nya di perempatfinal Piala Afrika 1992. hampir sama dengan gaya Maradona di Piala Dunia 1986.

4 Lakhdar Belloumi (Aljazair)

Belloumi yang lahir pada 29 Desember 1958 mencatat 87 caps dan menyumbang 40 gol bagi timnas Aljazair, sebelum akhirnya menjadi pelatih di negerinya. Dia berpartisipasi di Olimpiade 1980 serta berlaga di Piala Dunia 1982 dan 1986. Pada 1981, dia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Afrika. Belloumi malang melintang di Eropa dan membela beberapa tim elit seperti Juventus dan Real Madrid.

5 Rabah Madjer (Aljazair)

Madjer adalah pemain seangkatan Belloumi. Dia lahir 15 Februari 1958. Selama 14 tahun Madjer membela timnas Aljazair (1978-1992). Madjer selalu dikenang penggemar sepakbola negeri itu berkat golnya ke gawang Jerman Barat di Piala Dunia 1982 sehingga Aljazair menang 2-1. Madjer juga mencicipi Liga Eropa dengan bergabung ke beberapa tim, seperti Porto dan Valencia.

6 Theophile Abega (Kamerun)

Abega adalah salah satu pemain terbaik Kamerun. Selain membela Kamerun di tiga Piala Dunia, gelandang kelahiran 9 Juli 1954 ini juga mengantarkan negerinya merebut Piala Afrika pada tahun 1984. Pada tahun itu pula dia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Afrika.

7 Laurent Pokou (Pantai Gading)

Nama Pokou tak bisa dipisahkan dari sepakbola Pantai Gading. Dialah top scorer sepanjang masa di Piala Afrika dengan 14 gol. Di kejuaraan 1968, dia menjebloskan 6 gol. Dua tahun kemudian penyerang kelahiran 8 Oktober 1947 itu mengukir 8 gol. Hebatnya, dia mencetak lima gol dalam satu pertandingan sehingga Pantai Gading menang 6-1 atas Ethiopia. Berkat kehebatannya itu dia diujuluki the man of Asmara. (DH)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s