GEFA; Saling kenal berkat futsal


Ketika demam futsal mewabah, karyawan General Electric (GE) yang berkantor di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta tak mau ketinggalan. Selepas jam kantor Jumat, 28 Juli 2006 mereka menggelar latihan perdana di Park Royale Apartment. Tak banyak. Hanya sepuluh karyawan! Namun itulah cikal bakal berdirinya General Electric Futsal Association (GEFA).

Upaya yang dirintis oleh sepuluh karyawan itu tak sia-sia. Menurut Ifan Soehartana, ketua GEFA, jumlah karyawan yang berlatih, dari waktu ke waktu, terus bertambah. Dan hebatnya, mereka datang dari berbagai unit usaha yang ada di General Electric seperti GE Corporate, GE Consumer & Industrial, GE Infrastructure, GE Healthcare dan GE Money. “Karena itu kami mengubah nama dari GE Futsal Club menjadi GE Futsal Association,” jelas Ifan.

Pada mulanya, komunitas ini hanya bertujuan untuk melakukan olahraga bersama antarkaryawan, terutama mereka yang hobi bermain sepakbola atau futsal. Tak ada niat untuk berlaga di kompetisi. Jika akhirnya GEFA memenangi berbagai pertandingan, itu lantaran beberapa anggota memiliki keahlian yang bisa diandalkan. Menurut Ifan, GEFA pernah menjadi juara pada friendly tournament (November 2006) yang diikuti empat tim: GE, SIEMENS, Coca Cola dan Logistic+. Mereka juga menyabet peringkat kedua di Bandung Tour (Desember 2006) yang diikuti oleh tiga tim internal perusahaan yaitu : GEFA, GE Money Bandung dan GE Nusantara Turbines.

Mandiri

Meski GEFA membawa nama perusahaan, namun sejak awal Irfan tak mau komunitas ini tergantung pada perusahaan, terutama soal finansial. Untuk menjalankan roda klub, Irfan menarik iuran bulanan kepada anggota. “Kami memilih opsi ini untuk menumbuhkan rasa memiliki pada klub,” lanjut pria bertubuh langsing itu. Kendati demikian, bukan berarti perusahaan menutup mata pada eksistensi klub. Menurut lelaki kelahiran Jakarta, 10 Juli 1970 itu, beberapa unit usaha di General Electric sempat memberi bantuan pada GEFA. GE Infrastructure memberikan kostum, baik untuk kandang (warna orange) dan tandang (warna putih). Unit ini pula yang memberikan training jacket team. “GE Corporate memberi dana saat tur ke Bandung,” lanjut pengagum Frank Lampard itu.

Membayar iuran bulanan, bagi member GEFA, tak menjadi persoalan. Buktinya, saat ini Irfan sedang dibingungkan oleh banyaknya anggota yang ingin berlatih tiap Kamis malam. Padahal, tempat latihan sudah tak bisa menampung lagi. “Kami sedang mencari lapangan yang lebih besar tapi dekat dari kantor agar memudahkan akses,” tambah Senior Accountant itu.

Rupanya, kegiatan GEFA memberi manfaat positif bagi karyawan sehingga mereka rela meluangkan waktu dan biaya untuk olahraga ini. Dalam pandangan Irfan, ada dua manfaat yang dipetik para anggota. Manfaat internal, masing-masing karyawan menjadi kenal dan akrab satu sama lain walaupun mereka datang dari berbagai unit bisnis yang ada di GE. Manfaat eksternal, secara tidak langsung mereka telah menjalankan nilai dan falsafah perusahaan yaitu growth, productivity, solving problem, integrity, serta team building. “Kedua manfaat ini baik internal maupun eksternal bersinergi untuk menjadikan kami individu yang terbaik yang pernah dimiliki perusahaan,” ujar Irfan. Semoga! (DH)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s