Tim Futsal Coca- Cola Jadi Idola


Menjelang bulan Agustus, beberapa karawayan Coca-Cola Bottling Indonesia di kawasan Cibitung, Bekasi yang memiliki hobi futsal mengadakan latihan bersama. Semula, latihan tersebut diadakan untuk memeriahkan acara peringatan hari Kemerdekaan RI yang jatuh pada tanggal 17 Agustus.

Namun setelah acara 17-an usai, kegiatan berlatih futsal terus berlanjut. Sekitar 30 karyawan perusahaan multi nasional itu tetap semangat mengocek bola di Futsal City, Kalimalang. Melihat antusiasme para karyawan, Yayat Usmandar, Audit Manager di Coca-Cola berinisiatif untuk membentuk tim futsal. “Karena semangat dari rekan-rekan, akhirnya kami bentuk secara resmi Tim Futsal CCBI ini pada 6 September 2006,” kata Yayat yang saat ini menjabat sebagai Ketua Fustal CCBI.

Apa yang dilakukan oleh pria kelahiran Cirebon, 28 Desember 1961 itu mendapat dukungan dari perusahaan. “Ada dukungan dana dan fasilitas dari perusahaan,” lanjut Yayat yang saat ini tinggal di daerah Bintaro, Jakarta Selatan. Dukungan itu mengalir lantaran pendirian klub futsal itu tidak mengganggu tugas mereka sebagai karyawan. Seluruh kegiatan tim futsal, baik saat berlatih maupun mengikuti kompetisi dilakukan setelah jam kantor atau pada hari libur. Latihan rutin diadakan setiap Rabu malam di Futsal City.

Menurut Yayat yang menggandrungi pemain bogel asal Argentina, Diego Armando Maradona, pendirian klub tersebut menguntungkan semua pihak. Bagi anggota tim, kegiatan tersebut bisa menjaga kesehatan karena mereka tetap melakukan olahraga di tengah-tengah kesibukan bekerja. Selain itu juga menumbuhkan kebersamaan di antara mereka. “Manfaat bagi perusahaan adalah memperkenalkan produk Coca-Cola yang mendukung kegiatan di setiap cabang olahraga,” lanjut Yayat.

Menjadi idola
Futsal CCBI besutan Yayat dengan cepat menjadi bahan pembicaraan karyawan Coca-Cola. Memang, tim tersebut baru akan berumur setahun September nanti . Tetapi, CCBI bukan lagi tim penggembira pada acara 17-an. Mereka tampil meyakinkan di Multinational Company Futsal League 2007 (April-Juli 2007). Liga bergengsi ini diikuti oleh sembilan perusahaan multi nasional, yaitu Coca-Cola, General Electric (GE), Sony, Total, Siemens, Schlumberger, Huawei, Standard Chartered Bank, dan BAF.

Sejak awal kompetisi, CCBI sudah menjadi tim yang ditakuti lawan. Sampai pertengahan Juli, dari 12 pertandingan, CCBI baru sekali menelan kekalahan dan sekali seri. Selebihnya, mereka memenangi pertandingan. Tak berlebihan jika CCBI difavoritkan menjadi juara, bersaing dengan General Electric Futsal Association (GE FA).

Penampilan gemilang CCBI membuat tim tersebut menjadi idola karyawan Coca-Cola. Tiap kali mereka bertanding, karyawan Coca-Cola, baik pria maupun wanita, datang ke arena pertandingan untuk memberi dukungan. Tepuk tangan dan teriakan histeris mengiringi gerak kaki pemain. Mereka tak ubahnya seperti Milanisti yang tengah memberi dukungan kepada tim kebanggaannya. (DH)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s