Resensi buku: menyimak perjalanan panjang sang kapten


Gerrard: My Autobiography

Penulis: Steven Gerrard, Henry Winter

Isi : 320 halaman

Penerbit: Bantam Pr Ltd (Oktober 2006)

Berbeda dengan autobiografi pada umumnya, buku Gerrad: My Autobiography karangan Steven Gerrard dan Henry Winter ini mengulas kehidupan Gerarrd secara mendalam dan menarik sehingga menyenangkan untuk dibaca. Gaya bertutur yang enak, pilihan kata dan penyusunan kalimat yang tepat, membuat buku ini seperti layaknya sebuah novel. Anda tidak akan bosan membaca buku setebal 320 halaman ini.

Gerrard dan Winter sepertinya mengetahui keinginan pembaca, bahwa mereka ingin memperoleh informasi mengenai karir sepakbola Gerrard sehingga topik ini mendapat porsi paling besar. Memang sih, ada juga cerita mengenai keluarga Gerrard, baik orangtua maupun saudara kandung serta istri dan anaknya, tetapi porsinya tidak berlebihan. Inilah salah satu keunggulan lain dari buku tersebut.

Sebagaimana autobigrafi pada umumnya, buku ini diawali dari sepak terjang Gerrard kecil mengawali karirnya di dunia sepakbola. Sejak kanak-kanak, Gerrad memang sudah tergila-gila dengan permainan tersebut. Dia sering bermain bola di sepanjang jalan di kota Liverpool, Inggris. Gerrard nyaris tak bisa bermain sepakbola ketika dia terjatuh di kebun dan jari kakinya hampir putus. Berkat bantuan dan dukungan sang ayah, cedera tersebut bisa pulih dan dia kembali bermain dengan si kulit bundar.

Steven George Gerrard mengawali karir sepakbolanya di klub amatir Whiston Juniors. Sebelum bergabung dengan Liverpool, dia sempat melakukan ujicoba dengan klub lain, termasuk Manchester United. Karir Gerrard, baik di Liverpool maupun timnas Inggris, tak semudah yang dibayangkan orang. Dia sempat ditolak masuk timnas Inggris yunior. Namun, berkat kerja keras dan ketekunannya berlatih Gerrard berhasil menjadi kapten di Liverpool dan juga punya andil besar di timnas Inggris.

Kepemimpinan Gerrard di Liverpool tak perlu diragukan lagi. Dia bisa mengayomi semua pemain. Dia pun piawai menerjemahkan keinginan pelatih saat pasukan The Reds bertempur di lapangan hijau. Jangan heran, di final Liga Champions 2005, saat Liverpool tertinggal 0-3 atas AC Milan, Gerrard bisa membangkitkan motivasi rekan-rekannya untuk memenangi pertandingan akbar tersebut sehingga Liverpool menjadi juara Liga Champions.

Buku ini layak dibaca oleh pemain atau penggila sepakbola. Bagi pemain, khususnya yang menjabat sebagai kapten, mereka bisa belajar menjadi pemain yang disukai rekan-rekannya tetapi juga bisa menerjemahkan harapan manajemen terhadap para pemain. Juga memahami pentingnya disiplin dan kerja keras untuk menjadi pemain kaliber dunia. Bagi fans Liverpool, buku ini wajib hukumnya. Jika Anda belum mengidolakan Gerrard, dengan membaca buku ini, Anda akan menjadi penggemar fanatik pemain kelahiran 30 Mei 1980 ini. (DH)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s