Kostum baru timnas terinspirasi budaya lokal


Menyambut Piala Asia 2007, timnas Indonesia meluncurkan kostum baru hasil kerjasama dengan Nike Indonesia pada pertengahan Juni 2007. Selain menggunakan bahan yang kualitasnya setara dengan kostum milik timnas Brasil ataupun Belanda, desain kostum baru itu kental dengan keanekaragaman budaya Indonesia. Warna kostum memang sama, merah-putih (kandang) dan putih-hijau (tandang). Tapi, desain kostum berbeda. Di bawah kerah belakang kaos terdapat lambang sayap (wing) warna emas yang terinspirasi oleh sayap burung garuda. Di bagian depan dada kanan terdapat lambang Garuda Pancasila.

Selain memadukan kunikan budaya dengan desain kostum, Nike juga terinspirasi oleh budaya wayang. Tiga tokoh wayang digambarkan oleh tiga pemain yang dikontrak Nike. Ponaryo yang menjadi jenderal di lapangan tengah diidentikkan dengan Kresna. Bambang Pamungkas yang memiliki tendangan akurat digambarkan sebagai Arjuna. Sedang pemain asal Papua, Elie Aiboy yang memiliki kekuatan luar biasa dilukiskan sebagai Gatot Kaca. Menurut Country Director Nike Indonesia Raymond Chew, Nike memiliki tiga agenda utama dalam menjalin kemitraan dengan PSSI. “Pertama untuk membangun prestasi timnas, kedua mengembangkan generasi muda dalam bidang sepakbola serta meningkatkan semangat dan harapan masyarakat terhadap timnas,” katanya. (DH)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s