Profil klub sepakbola PT Kalbe Farma



Kalfa FC dari hajatan sampai turnamen

Semangat dalam bekerja tidak boleh melupakan hobi. Itulah yang dilakoni oleh sebagian karyawan PT Kalbe Farma yang berlokasi di Kawasan Delta Silicon, Lippo Cikarang, Bekasi. Mereka tetap bermain sepakbola di tengah-tengah kesibukan bekerja. Hasilnya? Jangan tanya! Mereka pernah menjuarai turnamen tingkat Jabodetabek. Bahkan, sempat pula menjadi ‘hiburan’ dalam pesta perkawinan. Jika merit, undang saja mereka sebagai tontonan unik dan menarik.

Sejak 1985 beberapa karyawan yang tergila-gila pada sepkbola sering menggelar latihan rutin. Bermula dari latihan bersama itu, muncul ide untuk membentuk sebuah klub sepakbola. Lalu, berdirilah Kalfa FC pada 1996. “Tahun 1999 kita punya lapangan sendiri. Di kompleks ini, hanya kita yang memiliki lapangan yang memenuhi standar,” ujar Rusdianto Setiawan, Ketua Kalfa FC.

Latihan rutin digelar setiap Rabu dan Jumat sore, selepas jam kantor sehingga tidak mengganggu tugas mereka sebagai karyawan. “Pekerjaan tetap nomor satu,” jelas Victor Taruli, General Affair Supervisor Kalbe Farma yang masih rutin menendang bola meski usianya sudah di atas kepala empat. Menurut Victor, perusahaan men-support kegiatan olahraga yang dilakukan karyawan. “Kita ada sepakbola, futsal, renang, badminton, tenis meja dan pencinta alam,” lanjutnya. “Yang terbaru adalah Poco Poco,” lanjut Victor sambil tertawa.

Dukungan itu bukan hanya soal fasilitas, tapi menyangkut dana juga. “Terakhir kita ke Solo. Sebelumnya kita mengadakan pertandingan persahabatan di Lampung dan Bandung. Semua biaya ditanggung perusahaan,” tambah Bernard Depe, salah seorang pengurus Kalfa yang sering bertindak sebagai pelatih. “Saya sudah tidak bisa main lagi,” ujarnya terbahak. Maklum, tangan dan kaki lelaki asal Solo ini pernah cedera gara-gara olahraga ini.

Sebagai klub amatir, Kalfa tak memiliki pelatih tetap. Namun, sesama anggota sering bertukar pikiran untuk meningkatkan kemampuan teknis. “Kalau menghadapi turnamen, kita panggil perlatih cabutan,” jelas Rusdianto. Kalfa rutin mengikuti Galakarya yang diselenggarkan oleh Pemkab Bekasi, Kalbe Open (turnamen antaranak perusahaan Kalbe Farma yang terdiri dari 14 perusahaan) dan Turnamen Farkes (perusahaan farmasi dan rumah sakit) se-Jabodetabek. “Kita juara Farkes pada tahun 2006,” jelas Rusdianto.

Selain mengadakan latihan rutin, menggelar pertandingan persahabatan dan mengikuti turnamen, Kalfa FC pernah pula melakoni ‘partai hiburan’ di Subang. “Ada anggota Kalfa yang merit. Dia undang kita untuk bermain melawan klub di desanya. Di undangan tertulis, hiburan: sepakbola,” kenang Victor sambil terkekeh. Partai hiburan lainnya adalah saat Kalfa berhadapan dengan kesebelasan selebritis yang dimotori oleh bintang iklan Fatigon Spirit (produksi Kalbe), Primus Yustisio. “Kita malah takut kalau dia (artis –red) yang cedera,” tambah Rusdianto.

Tertarik menjajal kekuatan Kalfa atau ingin nanggap untuk hajatan? Segera hubungi mereka. Buruan. Soalnya, Kalfa cukup selektif menerima undangan pertandingan persahabatan. Bayangkan, dalam semusim, mereka bisa menerima lebih dari 100 undangan. (DH)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s