Bolasiana….lucu deh


Cium wasit diganjar kartu kuning

Selama bertanding, pemain boleh bersikap manis pada wasit untuk mengurangi hukuman yang akan diberikan kepadanya. Tapi, jangan coba-coba memberi perhatian berlebih. Bisa-bisa malah mendapat kartu kuning. Nasib sial seperti inilah yang dialami bek klub Carbofriense (Brasil), Cleberson. Dia diganjar kartu kuning gara-gara mencium wasit Ubiraci Damasio.

Dalam sebuah pertandingan akhir April 2007, Cleberson melakukan pelanggaran. Karena Cleberson terjatuh, wasit Damasio mendekati dan mencoba membantu Cleberson untuk berdiri. Tanpa diduga, saat Damasio menarik tangan Cleberson, bek tersebut mencium Damasio. Kontan, sang wasit mencabut kartu kuning sambil berujar, “Kamu tidak boleh menciumku. Kamu tidak boleh menciumku”.

Kencangkan kolor celana

Jika ada pepatah yang mengatakan kencangkan ikat pinggang alias prihatin, maka di dunia sepakbola, khususnya di kalangan pemain, ada kewajiban untuk mengencangkan kolor celana. Mengapa? Kalau kolor celana kendor, bisa-bisa mengurangi konsentrasi saat berlari atau berebut bola dengan lawan. Seperti terlihat pada foto di atas, gara-gara kolor kendor, celananya melorot saat berebut bola atas. Tentu, dia kehilangan konsentrasi mengejar bola dan memilih menyelamatkan ‘burung’-nya dari pada menjadi tontonan puluhan ribu orang.

Tak ngerti bahasa, dituduh rasialis

Sial benar nasib penyerang asal Ceko, Milan Baros, yang saat ini membela klub Prancis, Olympique Lyon. Gara-gara pengetahuan bahasa dan budaya Prancis minim, dia dituduh melakukan pelecahan rasial kepada pemain kelahiran Kamerun Stephane M’Bia dalam sebuah laga Liga Prancis.

Insiden itu bermula saat Baros, mantan penyerang Liverpool, meminta kepada M’Bia agar tak menempel ketat dirinya agar dia bisa bernafas. Sayang, Baros tak bisa mengungkapkan dalam bahasa Prancis. Dia pun memakai bahasa tarzan: menutup hidung dan menggerakkan tangan seperti mengusir M’Bia dari dekatnya. Gerakan ini yang dianggap melecehkan. Padahal, seperti pengakuannya pada klubnya, dia hanya ingin berkata: “Tinggalkan saya biar bisa sedikit bernafas.” Kasihan kalau Baros harus terkena sanksi gara-gara insiden ‘salah paham’ ini.

Belajar striptease demi Ronaldo

Hubungan asmara antara winger Manchester United Cristiano Ronaldo dengan kekasihnya, Gemma Atkinson selalu pasang surut. Agar hubungan tersebut langgeng, Gemma rela melakukan apa saja termasuk belajar tari striptease. Meski tujuan semula belajar striptease untuk perunjukan opera, tetapi Gemma pun rela menari erotis di depan Ronaldo. “Kalau dia (Ronaldo) masih menyeleweng, saya tahu apa yang mesti saya perbuat,” ancam Gemma. (DH)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s