Arsenal Indonesia


Mereka tak berpaling ke tim lain, meski Arsenal tak mendapakan satu trofi pun untuk musim 2006/07. Sekali Arsenal tetap Arsenal, begitu kira-kira motto mereka. Kecintaan mereka terhadap Arsenal pun sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

Sejak Peter Crouch menjebol gawang Arsenal pada menit ke-4, pendukung Arsenal tampak was-was. Beberapa kali suporter The Gunners itu bolak-balik ke toilet sambil menggerutu. Mereka pantas kecewa karena tim kebanggaannya kalah telak 1-4 atas Liverpool pada big match akhir Maret 2007.

Mereka mengamati jalannya pertandingan dengan seksama. Setiap gerakan pemain, sekecil apapun, tak luput dari perhatian mereka. Pendukung Arsenal yang tergabung dalam Arsenal Indonesian Supporter (AIS) tetap menaruh harapan timnya bakal menang. Meski akhirnya harus kecewa lantaran timnya kalah telak, tak satu pun dari mereka yang meninggalkan arena pertandingan sebelum pertempuran berakhir.

Semula saya menduga, fantasime mereka terhadap The Gunners bisa meluntur. Selain perfoma Arsenal musim 2006/07 sedang menurun, pamor tim lain di Liga Premier, seperti Chelsea, sedang meroket. Namun ternyata, dugaan saya salah. Mereka tak berpaling ke tim lain, meski Arsenal tak mendapakan satu trofi pun untuk musim 2006/07. Sekali Arsenal tetap Arsenal, begitu kira-kira motto mereka. Kecintaan mereka terhadap Arsenal pun sudah berlangsung selama bertahun-tahun. “Sejak 1992,” kata seorang fans ketika ditanya sejak kapan dia jatuh cinta pada Arsenal. Bila perfoma musim ini kurang meyakinkan, mereka berharap, musim berikutnya Arsenal akan bangkit.

Walau kecewa karena Arsenal menyerah pada Liverpool, tapi kesedihan itu tak berlangsung lama. Sesaat setelah wasit Bennett meniup peluit panjang, anggota Arsenal Indonesian Supporter (AIS) meneriakkan yel yel: Arsenal…Arsenal…Arsenal! Mereka seakan melupakan kekalahan dan tetap memberi dukungan kepada tim agar bisa bangkit dari situasi sulit ini.

“Yang penting senang,” ujar mereka. Pernyataan tersebut tak berlebihan. Pendukung Arsenal yang malam itu menyaksikan acara nonton bareng di Front Row Sports Grill, Taman Ria Senayan, Jakarta yang diselenggarakan oleh SMS 3636 tetap bergembira setelah pertandingan usai. Mereka bersalaman, berpelukan dan dilanjutkan dengan foto bersama. Mereka tetap mendukung Arsenal, baik di saat menang maupun kalah.

Sebenarnya, pendukung Arsenal yang tersebar di seluruh Indonesia sudah mengadakan kontak melalui mailing list sejak akhir 2003. Bermula dari dunia maya inilah, para pendukung Arsenal merencanakan untuk mendirikan fans klub. Maka, pada 24 April 2004, saat Arsenal berhadapan dengan musuh besarnya Liverpool, dideklarasikan berdirinya Arsenal Indonesian Supporter (AIS).

Pendirian fans klub ini mendapat respon menggembirakan dari penggemar sepakbola di tanah air. Member pun terus bertambah. Mereka bukan hanya datang dari Jakarta, tetapi tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Bila Anda pengemar Arsenal dan ingin bergabung dalam komunitas ini, Anda bisa mendaftar secara online melalui situsnya, http://www.id-arsenal.com.

Hingga saat ini AIS terus berupaya merangkul penggemar Arsenal yang tersebar di seluruh Indonesia untuk menjadi member. Mereka berharap, jumlah member bisa bertambah 500 orang per tahun. “Target awal kota besar dulu,” kata Joe, Wakil Ketua AIS.

Sebagaimana fans klub pada umumnya, kegiatan utama Arsenal Indonesia adalah memberikan dukungan kepada tim kesayangannya. Wujud nyatanya, mereka mengadakan acara nonton bareng di café-café secara live saat Arsenal bertanding melawan tim-tim tangguh seperti Manchester United, Chelsea maupun Liverpool. Selain itu, mereka juga menyelenggarakan latihan futsal, mini soccer dan bola pasir antar sesama anggota AIS. Mereka pun memiliki rencana untuk mengadakan turnamen PS2: Winning Eleven antar sesama anggota. Program lainnya adalah mengadakan pertandingan mini soccer sesama fans klub.

Guna mewujudkan program kerja tersebut, anggota AIS dapat bertukar pikiran melalui website-nya. Melalui situs ini mereka bisa mengajukan usul dan pendapat demi kemajuan bersama. Melaui situs ini juga seluruh anggota, termasuk mereka yang berada di Yogyakarta, Bandung, Surabaya dan kota-kota lainnya dapat menjalin komunikasi dengan cepat dan mudah. (DH)

Pengurus Arsenal Indonesia Supporter (AIS) periode 2006-2008

Ketua Umum : Windra

Wakil Ketua Umum : Joe

Sekretaris & Bendahara : Windra

Dewan Penasihat : Ahmad Setyono

Koordinator Event : Wira, IRON, Alif

Koordinator Perekrutan Anggota : Rizky, Rizal

Koordinator Publikasi & Humas : Winnie

Webmaster : Joe, Dian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s