Mobil elektrik pilihan

Nissan Leaf: Real Car

Mobil listrik produksi Nissan ini memiliki berbagai keistimewaan. Sekali charge bisa menempuh jarak 160 km. Charge biasa membutuhkan waktu sekitar tujuh jam. Namun charge kilat hanya perlu waktu 30 menit dengan jarak tempuh 50 km. Tenaga yang dihasilkan menakjubkan, 107 hp. Larinya ngacir, bisa digeber sampai 140 km/jam. Memiliki lima pintu dan bisa menampung lima orang. Konsumsi listrinya super hemat. Jika dikonversi ke bensin, satu liter bensin bisa menempuh jarak 42 km. Mobil yang mendapat predikat Top Green Vehicle 2011 ini cocok untuk mobil harian. Benar-benar  “Real Car” karena bisa lari kencang seperti mobil konvensinal pada umumnya.

Ford Focus EV: More Powerful

Dari sisi eksterior, tak ada bedanya dengan Ford Focus konvensional.  Namun tenaga yang dihasilkan berlainan. Focus Electric menggelontorkan tenga 123 hp, sedangkan Focus konvensional 155 hp. Untuk mobil elektrik, tenaga seperti ini sudah tergolong besar.  Lebih powerful dibandingkan mobil listrik lain. Kelebihan Focus Electric ini adalah waktu charge yang sangat singkat, hanya tiga hingga empat jam. Sekali charge, bisa menempuh jarak 113 km. Kecepatan juga tinggi, 135 km/jam.  Untuk memudahkan Anda, Ford pun menjual piranti charge untuk kebutuhan rumah tangga dengan harga terjangku, 15 ribu dollar AS.

Chevrolet Volt: Fuel  Efficient

Menggunakan mesin hybrid, Chevrolet Volt tetap hemat bahan bakar berkat paduan bensin dan elektrik. Baterai yang hanya memerlukan waktu tiga jam untuk sekali charge, bisa menempuh jarak hingga 48 km.  Dipadukan dengan bensin yang ada pada tanki, Chevrolet Volt bisa melahap jarak sampai 482 km. Paling hemat di kelas mobil hybrid. Hebatnya, mobil ini tak kehilangan sentuhan layaknya mobil konvensional. Kecepatan maksimalnya 160 km/jam.  Dan tenaga yang dihasilkan 149 hp.  Hemat, cepat dan bertenaga. Mobil yang layak menjadi pilihan. (Majalah Jakarta 3636, edisi 68)

Mobil keren keluaran terbaru

Porsche Boxster: Sport & Efficiency

Boxster tetap mengusung mesin enam silinder 2,9 liter yang menghasilkan tenaga 255 hp pada putaran 6.400 rpm. Akselerasi mantap. Butuh waktu 5,6 detik untuk mencapai kecepatan 0-100 km/jam. Kecepatan maksimal 260 km/jam. Yang menarik dari Boxster terbaru ini adalah eksterior mobil yang simpel, ramping, dan unik .  Tetap terlihat sebagai mobil sport premium. Hebatnya, mobil ini pun efesien bahan bakar. Satu liter bisa menempuh 8,5 km untuk jalan di kota dan 12 km untuk luar kota. Tergolong hemat bahan bakar untuk kategori mobil sport.

BMW Z4: More Conservative

Dibanding Z4 keluaran 2009, versi terbaru Z4 lebih konservatif. Sepintas, mirip dengan 6-Series dan Z8, tetapi lebih ramping dan sporty. Kap mobil lebih panjang dan rendah. Demikian juga dengan bagian belakang. Butuh ruang panjang untuk menyimpan atap kendaraan. Untuk membuka atau menutup atap, cukup dengan menekan tombol yang ada pada dashboard. Hanya membutuhkan waktu 20 detik. Prosesnya lembut dan tak ada suara sedikit pun. Tersedia tiga pilihan yaitu Z4 sDrive 30i (255 hp), Z4 sDrive 35i (300 hp), serta Z4 sDrive 35is (335 hp)

Ford Mustang Convertible: The Best Pony Car

Penampilan Mustang versi terbaru lebih stylish, kompak, sporty namun harganya tetap terjangkau. Wajar jika Ford Mustang dijuluki sebagai the best pony car. Sejak dluncurkan tahun 1964, Mustang terus beradaptasi dengan perubahan situasi dan kondisi sehingga penampilan dan perfomanya tetap prima. Mustang standar mengusung mesin 3,7 liter, enam silinder yang menghasilkan tenaga 305 hp pada putaran 6.500 rpm. Walau tenaganya besar, konsumsi bahan bakarnya tetap hemat. Rata-rata satu liter bensin bisa menempuh jarak  12,3 km. Hemat, tenaga hebat.

BMW 328i Convertible: Fuel Efficient

Perfoma mobil sport besutan BMW ini tak perlu diragukan. Dengan mesin 3.0L I6 dan didukung transmisi manual enam kecepatan, tarikan BMW 328i semakin mantap. Hanya memerlukan waktu 6,2 detik untuk mencapai kecepatan 0-100 km. Tenaga yang dihasilkan relatif besar, 230 horse power pada putaran 6500 RPM. Hebatnya, perfoma apik ini dibarengi pula dengan efesiensi bahan bakar. Satu liter bahan bakar bisa menempuh jarak 20 km. Bahkan, BMW berani mengklaim sampai 26 km untuk jalan bebas hambatan. Sangat efesien untuk ukuran mobil sport. Disain mobil tetap elegan khas mobil mewah Jerman, termasuk disain hardtop-nya. Tersedia pula mobil dengan mesin diesel.

Audi A5 2.0 Cabriolet: Elegant & Aggressive

Audi A5 2.0 keluaran 2011 tak jauh berbeda dengan produk sebelumnya. Fitur pemium tetap terlihat di interior dan eksterior kendaraan. Perbedaan mencolok terletak pada transmisi mobil yang sudah memiliki tujuh kecepatan otomatis. Itu pun sebenarnya hanya penyempurnaan dari tramsisi matik enam kecepatan versi sebelumnya. Perfoma mobil tetap garang meski mesin ‘hanya’ berkapasitas 2.0L I-4. Tenaga yang dihasilkan mencapai 211 hp pada putaran 4300 RPM. Untuk mencapai kecepatan 0-100 km, diperlukan waktu tujuh detik. Dengan penggerak all-wheel drive, mobil tetap agresif di segala medan. Cocok untuk Anda yang berjiwa muda.

Infiniti G37  Convertible: Excellent Performance

Bagi penggila perfoma, mobil ini tepat untuk Anda. Dengan mengusung mesin 3.7L V6, Infiniti G7 bisa menghasilkan tenaga sampai 325 hp pada putaran 7000 RPM. Putaran mesin masih bisa digeber sampai 7500 RPM. Kecepatan maksimal mobil 270 km/jam. Meski menggunakan transmisi matik tujuh kecepatan, akselerasi tetap mengagumkan. Untuk mencapai kecepatan 0-100 km, waktu yang dibutuhkan tak lebih dari enam detik. Perfoma prima kendaraan juga didukung dengan interior dan eksterior yang menawan namun tetap sportif. Guna membuka hard-top yang terdiri dari tiga lapis, waktu yang diperlukan hanya 28 detik. (Majalah Jakarta 3636 edisi 64 dan 65)

Mobil-mobil pilihan

Volvo S60 T6:  Pedestrian Detection

Perhatian Volvo terhadap fitur keamanan dan kenyamanan kendaraan tak perlu diragukan. Sebagai mobil premium, Volvo terus mengembangkan fitur keselamatan. Salah satu fitur terbaru yang dipasang pada Volvo S60 adalah pedestrian detection yaitu alat untuk mendeteksi keberadaan pejalan kaki. Sistem ini menggunakan radar dan kamera untuk melihat keberadaan obyek di sekitar mobil. Jika ada obyek di dekat mobil, termasuk pejalan kaki, alarm mobil akan berbunyi agar sopir mengerem. Namun, jika sopir tidak melakukan pengereman, mobil secara otomatis akan berhenti sebelum menabrak obyek tersebut. Mobil berkapasitas mesin 3000 CC dan bertenaga 300 hp ini memiliki akselerasi mantap. Hanya perlu 5,6 detik untuk mencapai kecepatan 0-100 km per jam. Harga 40 (37)

Acura TL SH-AWD: Exiting Performance

Acura TL SH-AWD (Super Handling All-Wheel Drive) yang merupakan generasi keempat Acura TL akan dijual mulai 2012. Bila Acura TL standar menggunakan mesin 3,5 liter, model SH-AWD mengusung mesin berkapasitas 3,7 liter (tenaga 305 hp) dengan suspensi khusus plus transmisi manual enam kecepatan. Mantap untuk bermanufer di segala medan dan cuaca. Jalan naik turun, seperti di daerah pegunungan, tak menjadi masalah bagi Acura TL SH-AWD.  Bukan hanya mesin yang didongkrak perfomanya. Disain mobil, baik interior maupun eksterior, juga dipoles secara dramatis sehingga lebih aerodinamis plus styling.  Teknologi baru yang diusung mobil ini membuat Acura TL makin menyenangkan namun tetap efesien bahan bakar.

Infiniti M37: Amazing Features

Tahun 2012 mobil bermesin 3,7 liter (tenaga 330 hp) ini tampil lebih elegan dan sporty.  Transmisi matik tujuh kecepatan dilengkapi dengan Adaptive Shift Control (ASC) sehingga tarikan tetap mantap namun perpindahan gigi terasa lembut. Untuk menambah kenyamanan, mobil ini menggunakan suspensi independen, baik di bagian depan maupun belakang, dengan bahan aluminium sehingga tahan karat. Faktor keselamatan juga diperhatikan dengan menerapkan Anti Lock-Braking System  (ABS) pada keempat rodanya. Guna menambah penampilan mobil agar lebih sporty, pelek kendaraan menggunakan ukuran 18 inchi. Sporty, trendy, dan elegan. Cocok untuk Anda yang menyukai mobil berakselerasi tinggi. (Gallery Majalah Jakarta 3636 edisi 64, Mei 2011)

City car pilihan

MINI Cooper Countryman Hatchback: Sensitive Handling

Untuk memenuhi keinginan publik, MINI mengeluarkan Cooper Countryman versi transmisi manual dengan enam kecepatan. Mesin yang diusung tetap 1.6L DOHC empat silinder yang menghasilkan tenaga 121 hp pada putaran 6.000 rpm. Penggunaan transmisi manual ini menyebabkan tarikan mobil lebih fleksibel. Bisa digeber sesuai keinginan. Soal kenyamanan tak perlu diragukan. Interior lapang untuk empat penumpang. Dibekali fitur-fitur canggih ala MINI untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan berkendara. Konsumsi bahan bakar juga hemat. Satu liter bisa menempuh jarak sekitar 13 km.

VOLVO C30 D2: Premium Sound

Mobil kompak yang mengusung mesin turbo diesel 1560 cc empat slinder ini memiliki kelebihan dalam hal sound system. Inilah mobil kompak pertama yang menggunakan Dynaudio Premium Sound System yang terdiri dari 10 Dynaudio loudspeaker, advanced digital amplifier technology, Dolby Pro Logic surround sound, dan power berkekuatan 650 watt. Suara yang dihasilkan sangat memesona. Suara dari speaker di belakang dan tengah bisa disetting untuk menghasilkan efek suara dari sebuah ruang konser. Serasa berada di concert hall ketimbang di dalam  kendaraan.  Bagi pecinta musik sejati, Volvo C30 adalah pilihan yang tepat.

Chevrolet Aveo5: Five Passengers

Berbeda dengan mobil sejenisnya, Chevy Aveo5 bisa menampung hingga lima orang. Jok belakang lega untuk memuat tiga orang dewasa. Banyaknya jumlah penumpang tak mengganggu perfoma kendaraan. Mobil yang mengusung mesin 1.6L DOHC empat silinder ini memiliki tenaga yang lumayan, 108 hp pada putaran 6.400 rpm. Konsumsi bahan bakar cukup hemat. Satu liter bisa menempuh jarak 12,7 km. Menggunakan transmisi manual. Cocok bagi Anda yang berjiwa sporty dan menyukai agresifitas. Faktor keselamatan juga menjadi perhatian. Dilengkapi air bag, baik untuk pengemudi maupun penumpang. Juga menggunakan teknologi canggih seperti Blue tooth, GPS, serta Navigation System. (majalah Jakarta 3636 edisi 63, April 2010)

Mobil sport pilihan

Ferrari Four: Revolutionary Four

Terobosan terbaru Ferrari. Produsen mobil mewah ini mengeluarkan mobil baru, Ferrari Four (FF) yang berbeda dengan spesifikasi mobil sebelumnya. Sedan sporty bermesin 6,3 L, V12 ini memiliki penggerak empat roda (four wheel drive) dan bisa menampung empat orang. Jadi, anak-anak bisa turut merasakan kemewahan mobil tersebut. Sebagai 4WD, FF bisa diajak ke medan apa saja mulai dari perkotaan, daerah pegunungan, sampai kawasan bersalju. Soal kecepatan, tak perlu sangsi. Bisa menembus 335 km/jam. Akselerasinya mantap. Hanya memerlukan 3,7 detik untuk mencapai kecepatan 100 km/jam.

Porsche 918 RSR: Racing Lab

Mobil balap versi hybrid ini memenangi Eyes On Design Award di North America International Auto Show beberapa waktu lalu. Chasis 918 RSR menggunakan material carbon fibre-reinforced plastic (CFRP) dengan mesin V8 yang dicomot dari Porsche RS Spyder. Dengan sentuhan ulang, mesin ini mampu menghasilkan tenaga 563 hp pada 10.300 rpm. Jika di arena balap dan ingin menambah kecepatan, tinggal tekan tombol untuk menghidupkan dua motor elektrik yang tersimpan di roda depan yang bisa menambah tenaga 204 hp. Jadi, total tenaga yang dikeluarkan 918 RSR sebesar 767 hp.

McLaren MP4-12C: Driving Perfection

Mobil dengan chasis carbon fiber ini tak mengusung mesin besar seperti mobil lainnya, ‘hanya’ 3,8 L, V8. Berkat teknologi canggih, mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 592 hp dengan kecepakatan maksimal 300 km/jam. Hanya perlu waktu 3,8 detik untuk mencapai kecepatan 100 km/jam. McLaren memang memfokuskan pada desain dan perfoma kendaraan. Berat MP4-12C tak lebih dari 1.315 kg sehingga bisa dipacu dengan kecepatan tinggi. Untuk menambah kenyamanan, mobil tersebut menggunakan transmisi mati tujuh kecepatan. Akselerasi mantap tanpa hentakan saat terjadi perpindahan gigi. (Gallery majalah JAKARTA edisi 62, Maret 2011)

Mobil sport limited edition

Ferrari SA Aperta: Celebrate Pininfarina

Mobil sport terbaru keluaran Ferrari ini didedikasikan untuk rumah disain Pininfarina yang merayakan ulang tahunnya ke-80. SA Sparta diproduksi dalam jumlah yang sangat terbatas, 80 unit. Mesin dan sasis mobil mengunakan model 599, berkapasitas V12 6,0 liter yang menghasilkan tenaga 670 HP. Mobil convertible ini menggunakan atap terpal (soft top) sehingga membutuhkan perhitungan rumit dalam proses pembuatannya karena harus memerhatikan kekuatan, keindahan, serta fungsinya. Pembeli bisa memilih sendiri warna interior kendaraan. Mobil tersebut sudah habis dipesan pembeli saat Paris Motor Show beberapa waktu lalu.

 

Porsche 911 Speedster : Legendary Speedster

Untuk mengenang mobil sport klasik 356 Speedster yang pertama kali diluncurkan pada tahun 1953, Porsche kembali merilis 911 Speedster. Mobil yang diproduksi 2011 ini tetap mengacu pada 911 Speedster yang pernah diluncurkan pada 1988 dan 1993. Namun lebih rendah 60 mm dan lebih lebar 44mm di bagian belakang kendaraan. Kesan klasik terlihat pada bagian belakang kabin yang memiliki double-bubble (gelembung) untuk menyimpan atap terpal. Mesin tetap sama yaitu 911 GTS, 6-silinder boxer 3,8 liter dengan 408 HP dan transmisi otomatis 7-speed PDK (kopling ganda). Konsumsi bahan bakarnya 9,7 km/liter. Porsche hanya memproduksi 356 unit.

 

Maserati GranTurismo: Exclusive Cabriolet

Jika Anda bosan dengan mobil sport berkapasitas dua penumpang, Maserati GranTurismo adalah pilihan yang tepat. Mobil ini memiliki empat tempat duduk. Jok bagian belakang tetap nyaman untuk penumpang dewasa. Mobil bermesin 4,7 L V8 ini menghasilkan tenaga 433 HP. Memiliki transmisi matik enam kecepatan. Akselerasi dari 0-100 km hanya memerlukan waktu 5,5 detik. Mobil ekslusif ini memiliki kombinasi warna yang menakjubkan. Ada 9 warna eksterior dengan 5 opsi. Warna interior mempunyai 10 warna kulit Poltrona Frau dan 6 warna terpal plus opsi 3 wood trim (Rosewood, Walnur, dan Wenge). Anda bisa memilih lebih dari 272.000 kombinasi warna. (Gallery majalah JAKARTA 3636 edisi 60, Januari 2011)

 

 

5 Most Expensive Luxury Yachts

Bagi pengusaha sukses, memiliki kapal pesiar wajib hukumnya. Bukan sekedar untuk berfoya-foya, kapal pesiar juga menunjukkan eksistensi pemiliknya. Sebab, selain fasilitas super mewah, harga kapal pesiar juga fantastis. Apalagi, kapal itu baru dibuat jika ada pesanan. Inilah kapal pesiar termahal dan termewah di dunia!

1. Eclipse: US$ 1,2 miliar

Kapal pesiar buatan Blohm + Voss (Hamburg, Jerman) ini milik pengusaha minyak asal Rusia, Roman Abramovich. Panjangnya lebih dari 164 meter. Fasilitas yang ada super duper mewah. Mempunyai dua landasan helikopter, 11 ruang tamu, dua kolam renang, dan ruang dansa. Juga memiliki tiga perahu dan satu kapal selam mini yang bisa menyelam sampai kedalaman 50 meter. Sistem keamanan kapal mengadopsi sistem pertahanan Jerman. Paparazzi dijamin tak bisa mengganggu Anda. Untuk merawat kapal pesiar ini dibutuhkan 70 crew.

2. Dubai: US$ 350 juta

Kapal ini tiga kali berganti nama. Saat pembuatan (1996), Pangeran Brunei Jefri Bolkiah memberi nama Platinum 525. Mega proyek terhenti karena kekurangan dana. Tahun 2001, putra mahkota Uni Emirat Arab Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum meneruskan pembuatan kapal dan memberi nama Golden Star. Setelah jadi, kapal buatan Blohm + Voss dan Lurssen ini berganti nama lagi menjadi Dubai. Kapal berpanjang 160 meter ini memiliki satu kamar VVIP untuk sang pemilik, lima kamar VIP dan beberapa kamar tamu. Dubai memiliki empat mesin diesel dengan tenaga lebih dari 9000 HP.

3. Lady Moura: US$ 210 juta

Kapal milik pengusaha Arab Saudi ini memiliki panjang 106 meter. Fitur kapal buatan Blohm + Voss ini sangat memesona. Kolam renang dengan atap yang bisa dibuka, 75 meja makan buatan Viscount Linley, serta helikopter. Yang lebih menakjubkan, dari salah satu sisi kapal bisa menyulap mini resort lengkap dengan pasir dan kursi. Bahkan juga pohon-pohon palem sehingga Anda serasa berada di pantai sungguhan.

4. Rising Sun: US$ 200 juta

Kapal milik bersama antara bos Oracle Larry Ellsion dan konglomerat media David Geffen. Memiliki 82 kamar dan 8.000 meter persegi living area meliputi kamar mandi Jacuzzi, spa dan sauna, 3.300 m2 dek berlapis kayu jati serta bioskop pribadi dengan layar super besar. Ada juga lapangan basket yang bisa difungsikan sebagai landasan helikopter. Panjang kapal 138 meter.

5. Octopus: US$ 200 juta

Kapal milik pendiri Microsoft Paul Allen ini mempunyai dua landasan helikopter, kolam renang di dek atas serta dua kapal selam. Satu kapal selam dioperasikan dengan remote control untuk melakukan penelitian di bawah laut, sedang satu kapal selam bisa digunakan untuk keperluan jet ski.Eksterior kapal dirancang perusahaan Jerman Lurssen (Bremen) dan HDW (Kiel). Interior didisain orang Amerika Jonathan Quinn Barnett (Seattle). (Majalah JAKARTA 3636, edisi 59 Desember 2010)

Mobil pick up mewah

Cadillac Escalade EXT: Quickly Converts

Berkat mesin bongsor V8 6,2 liter, mobil pick up keluaran Cadillac ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 403 hp pada putaran 5700 rpm. Salah satu kelebihan mobil ini adalah mudah dikonversi dari pick up menjadi mobil mewah berpenumpang lima orang. Mobil inipun bisa disulap menjadi tempat tidur berukuran 2,44 meter dengan menghilangkan kursi baris ketiga yang ada pada Escalade tipe standar serta melepas jendela belakang kendaraan. Dilengkapi fitur mewah seperti stability control, remote untuk menghidupkan mesin, serta Bluetooth. Optional meliputi Magnetic Ride Control, pelek 22 inchi, serta kamera di belakang mobil. Harga Manufacturer Suggested Retail Price (MSRP) mobil yang mudah berganti bentuk ini US $ 61.885.

 

Ford F-450 SD Crew Cab 4X4: Excellent Fuel Economy

Walau mesin yang diusung besar, 6,4L V8 namun konsumsi bahan bakarnya tetap hemat berkat penggunaan mesin diesel dengan teknologi Electronic Fuel Injected yang diterapkan Ford. Karena itu Anda tak perlu cemas meski tangki bahan bakarnya hanya mampu menampung 38 liter solar. Pick up yang bisa mengangkit enam penumpang ini memiliki tenaga 350 hp pada putaran 3000 rpm. Lebih dari cukup untuk menjelajah jalan yang cukup sulit. Faktor keamanan sangat diperhatikan. Rem depan dan belakang kendaraan four wheel drive ini sudah memakai disc dengan anti lock braking system (ABS) sehingga pengereman lebih pakem. Harga MSRP US $ 46.375.

 

Dodge Ram 3500 Mega Cab 4X4: Big & Stylish

Pick up khas Amerika: bongsor dan bermesin besar. Ukuran kendaraan (panjang, lebar dan tinggi) adalah 6,31 meter, 2,01 meter serta 1,99 meter. Kapasitas mesin 6,7L I6 yang menghasilkan tenaga 350 hp pada putaran 3000 rpm. Berbeda dengan pesaingnya, Ram 3500 tampil stylish dan mengutamakan kenyamanan. Fitur untuk pengemudi lengkap, begitu pula fitur untuk penumpangnya. Suspensi mobil yang bisa mengangkut enam penumpang ini tak menggunakan per daun seperti umumnya mobil pick up, namun memakai per keong sehingga Anda serasa naik mobil SUV, bahkan sedan. Bahan bakar tetap efesien karena Ram menggunakan mesin diesel dengan EFI. Harga MSRP US $ 47.130.

 

 

 

LET’S RIDE BIKE

 

Henry Bunyamin - Monster Bike

Kaum urban sedang keranjingan sepeda. Setiap hari libur, khususnya saat diberlakukannya car free day, aneka sepeda melintas di sepanjang Jalan Sudirman hingga MH Thamrin, Jakarta Pusat. Bukan sekedar berolah raga, mereka juga ingin menunjukkan jati dirinya.

Gaung sepeda kembali bergema sejak terjadinya pemanasan global yang berimbas pada tak menentunya cuaca. Kapan musim kemarau dan kapan musim hujan menjadi tak jelas. Juga kemacetan yang luar biasa di ibukota. ”Dua tahun terakhir perkembangan sepeda luar biasa,” kata Budi Santoso, Technical Advisor sebuah perusahaan Informasi Teknologi sekaligus pendiri website www.sepedaku.com.

Menurut pria yang sepuluh tahun tinggal di Jerman itu, kampanye bersepeda berjalan efektif karena strategi top down yang digagasnya bersama rekan-rekan lima tahun silam. Saat itu, mereka mengajak para eksekutif untuk bersepeda sehingga muncul imej kalau sepeda bukanlah alat transportasi murahan. ”Budaya kita masih paternaslistik sehingga saat atasan bersepada, yang lain ikut-ikutan,” tambahnya.

Ketika sepeda menjadi tren baru, perkembangannya luar biasa. Bukan sekedar komunitas yang menjamur. Namun, jenis sepeda yang digemari pun cepat berubah. Masing-masing kelompok memiliki jenis sepeda andalan. Beberapa jenis sepeda yang sedang menjadi tren saat ini adalah fixie, mountain bike, serta sepeda lipat (seli).

Fixie (Fix Gear)

 

LD: labs

Sepeda fixie menjadi tren sejak beberapa artis ternama seperti Tora Sudiro dan Vicky Nitinegoro memakai sepeda jenis ini. Menurut Henry Bunyamin, Store Manager Monster Bike di Senayan Trade Center (STC), booming sepeda fixie terasa mulai Maret 2010. “Makin gila sejak pertengahan tahun,” kata pria yang tiap hari naik sepeda dari rumah ke kantornya.

Sepeda fixie berbeda dengan sepeda biasa. Fixie identik dengan minimalis dan tanpa gear dinamis. Tak ada kabel berseliweran. Ban pun super tipis, layaknya sepeda balap. Selama roda berputar, pedal pun ikut berputar. Pengereman mengandalkan kekuatan pedal dengan menahan laju serta mendorong pedal ke belakang.

Sepeda fixie, kata Henry, dilirik kaum muda karena beberapa kelebihan. Bisa maju mundur, simpel, warnanya beragam dan banyak komunitasnya. ”Sepeda seperti itu laku banget,” kata Henry sambil menunjuk sepeda dengan roda belakang warna biru dan ban depan pink. Soal warna, Henry banyak berkreasi. Ban depan dan belakang tak mesti sama, baik jenis peleknya maupun warnanya.

Selain penampilan yang memesona, fixie lebih ringan. Dengan ban ramping, lebih enteng saat digowes. Sekali ngayuh bisa menempuh jarak lebih jauh. “Beda banget dengan sepeda lipat. Lebih enteng dan cepat,” jelas Henry, yang saat ini menjadi agen sepeda premium seperti RH+O, Sillgey, Velocity, Aerospoke, Livery, Pillar, dan lain-lain. Di kalangan biker,  Monster Bike dikenal sebagai penyedia sepeda fixie. Padahal, sebenarnya, Monster juga menyediakan sepeda lain seperti onthel, mountain bike, folding (lipat), hingga recumbent (sepeda roda tiga).

Mountain Bike

 

Aluminum Mountain Bike

Walau fixie sedang naik daun, sepeda gunung (mountain bike) tetap menjadi primadona. “Karakter orang Indonesia ingin satu sepeda bisa dipakai bermacam-macam,” kata Budi Simo, sapaan akrab Budi Santoso. Mountain bike felksibel karena bisa digunakan untuk menjejah hutan maupun bersepeda di perkotaan. Sepeda gunung yang beredar saat ini umumnya sudah menerapkan sistem suspensi pada roda depannya (fork suspension). Malah, sebagian sepeda sudah dual suspension, baik roda depan maupun belakang.

Dilihat jenisnya, ada lima macam mountain bike. Pertama, cross-country bike. Berat sepeda ini sekitar 8-12 kg. Didesain untuk mendapatkan efesiensi optimal saat mengayuh dan menanjak sehingga sering dipakai untuk race.  Mayoritas hardtrail (tanpa suspensi belakang) meski 2-3 tahun terakhir sudah ada yang memakai full suspension.  Kedua, all mountain (trailbike). Berat berkisar 11-15 kg. Dirancang untuk melintasi medan bebatuan, tanah pegunungan maupun batu lepas dengan nyaman pada kecepatan relatif lebih tinggi dibanding jenis cross country. Mampu melakukan lompatan hingga 2 meter.

Ketiga, freeride. Jenis ini hampir sama dengan all mountain. Perbedaannya, hanya ada penambahan komponen untuk memperkuat sepeda. Misalnya, suspensi depan yang lebih kekar serta dilengkapi double crown (batang penahan) sehingga tetap aman dan nyaman melakukan lompatan tinggi. Keempat, dirt jump (urban bike). Sepeda ini digandrungi kaum muda urban. Didisain untuk alat transportasi, menikung kecepatan tinggi, juga melakukan lompatan-lompatan ekstrim. Rangka dari bahan yang lebih kuat dan menggunakan ban ekstra besar. Berat sekitar 13-18 kg dengan material yang lebih kuat sehingga harga lebih mahal.

Kelima, downhill. Sepeda ini dirancang untuk menuruni bukit dengan cepat, aman dan nyaman. Karena itu suspensi lebih panjang jarak mainnya, dan sensitif terhadap medan yang dilalui. Frame sepeda rendah sehingga mampu menikung dengan kecepatan tinggi. Sistem pengereman menggunakan disc brake ukuran besar agar lebih pakem.Dari lima jenis sepeda gunung di atas, Anda bisa memilih salah satu jenis yang sesuai dengan  kebutuhan. Atau bisa pula membeli beberapa jenis mountain bike untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan.

Folding Bike

 

Brigitta Tionie - Monster Bike

Di kota besar, seli juga menjadi idola. ”Praktis dan simpel,” kata Safak Muhammad, Managing Director Sepeda Gaya. Sepeda ini tidak memakan tempat karena bisa dilipat. Seli juga bisa digabungkan dengan moda lain, misalnya kereta, bis, atau taksi. Jadi, seli hanya dipakai dari terminal hingga kantor.

Seli mulai populer sejak masyarakat menyadari efek pemanasan global. Karena ingin mengurangi polusi, sebagaian orang pun memilih bersepeda saat berangkat kerja. Agar tak terlalu capai, pilihan jatuh ke seli. Bisa dilipat kapan saja lalu dimasukkan ke bis atau taksi. Juga tak bingung mencari tempat parkir karena bisa dibawa ke dalam kantor, lalu di taruh di bawah meja kerja.

Saat ini seli bukan sekedar sepeda commuter untuk melewati jalan aspal saja. Seli sepeda gunung pun sudah banyak. Tak perlu khawatir dengan folding mountain bike ini. ”Teknologi sudah canggih sehingga tak membahayakan pemakai,” lanjut Safak yang mengageni sepeda lipat berbagai merek seperti Element, Laux, Wim Cycle, United, Dahon, Genio, Polygon, dan lain-lain.

Sepeda Pustaka Keliling

Sepeda sudah menjadi gaya hidup. Bagi Budi Simo hal itu belum cukup. Lelaki kelahiran 19 Oktober 1972 itu menginginkan sepeda menjadi alat transportasi seperti di negara-negara Eropa. ”Di Jerman dan Austria, komunitas sepeda tumbuh pesat,” lanjutnya. Orang pergi ke kantor atau belanja naik sepeda. Bukan sekedar untuk olahraga atau gaya.

Jika sepeda sudah menjadi alat transportasi, kemacetan Jakarta bisa berkurang. Udara pun lebih sehat. Untuk mewujudkan mimpinya, Budi sudah memulai dari dirinya sendiri. Kemana pun dia bersepeda. ”Accu mobil saya rusak dan keempat bannya kempes,” katanya sambil tertawa. Budi hampir tak pernah memakai mobil untuk aktifitas hariannya.

Saat ini, bersama LSM, Budi mengampanyekan Sepeda Pustaka Keliling. Saat bersepeda, entah ke kantor atau mana saja, Anda bisa membagikan buku atau majalah yang tak terpakai kepada orang-orang yang Anda lalui. Siapa tahu, buku tersebut berguna bagi mereka untuk menambah pengetahuan. Selain sehat, Anda pun ikut membantu mencerdaskan bangsa.

Toko sepeda yang bisa Anda kunjungi:

1. Monster Bike, Senayan Trade Center LG 134-137, Jalan Asia Afrika, Jakarta. Website www.monsterbike.blogspot.com, www.sepedalipet.com. Telepon 021-96777333, 57931929

2. Rodalink, Arteri Pondok Indah, Jl. Sultan Iskandarmuda 8E, Jaksel (ada 37 cabang). Website www.rodalink.com. Telepon 021-729 2456

3. Bagus Bike, Kompleks Ruko Sektor 7 Blok RN 61, BSD Tangerang. Website www.bagusbike.com. Elepom 021-5371115

4. Sepeda Gaya, Jalan Duren Tiga Selatan No 52F, Jaksel. Website www.sepedagaya.com. Telepon 021-7942321, 70544634

5. Delta Cycle, ITC Roxy Mas Blok D2 No. 20 Jl. KH Hasyim Ashari. Jakarta. Website www.deltacycles.com. Telepon 021-68003800

(Rubrik Highlight majalah JAKARTA 3636 edisi 58, November 2010)

Bicing ala Barca

Pelaksanaan car free day sejak 2009 lalu diklaim mampu meningkatkan kualitas udara di Jakarta yang bisa dilihat dari menurunnya pencemaran debu (PM-10) sebesar 37%, carbon monoksida (CO) 67%, serta nitrogen monoksida (NO) 75%. Bila klaim tersebut benar, tentunya car free day harus dilanjutkan dengan didukung infrastruktur lain, misalnya menggalakkan pemakaian sepeda sebagai alat transportasi.

Di sebagian kota besar di dunia, sepeda benar-benar menjadi moda transportasi. Di Copenhagen (Denmark), 36% penduduk mengayuh sepeda, baik untuk bekerja maupun sekolah. Begitu pula di Bogota, ibukota Kolombia. Setiap hari sekitar 300.000 hingga 400.000 sepeda berseliweran di kota padat penduduk itu.

Pemda Jakarta harus memiliki good will jika ingin mencontoh Bogota atau Copenhagen. Tak perlu menyediakan jalur khusus karena harus merombak total desain kota. Contoh saja Barcelona (Spanyol). Sejak 22 Maret 2007, pemda Barcelona meluncurkan layanan Bicing (program komunitas sepeda). Anggota Bicing memiliki kartu yang bisa dipakai untuk mengambil sepeda di 100 stasiun yang ada di kota itu, lalu memakainya, dan mengembalikan lagi di stasiun manapun. Dengan cara ini, penduduk Bogor, Depok, Bekasi, serta Tangerang tak perlu menenteng sepeda ke stasiun atau bis. Praktis dan ekonomis.

Salam dari Radio Dalam!

(Editor note majalah JAKARTA 3636 edisi 58, November 2010)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 717 other followers