BELITUNG: NEGERI LASKAR PELANGI


Keindahan Belitung (Belitong) yang memiliki laut yang jernih dengan pasir putih dan bebatuan granit  mulai terekspose sejak pulau tersebut menjadi latar film fenomenal Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi. Daerah yang dulu dimiliki Britania Raya (1812) ini pun menjadi tujuan wisata baru.

Belitung adalah sebuah pulau di lepas pantai timur Sumatra, diapit oleh Selat Gaspar dan Selat Karimata. Akses menuju daerah ini sangat gampang. Dari Jakarta, Anda hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam penerbangan. Lokasi mana saja yang wajib dikunjungi saat berada di Belitung?

Pulau Lengkuas

Di Pulau Lengkuas terdapat mercusuar setinggi 60 meter dengan 299 anak tangga yang dibangun Belanda tahun 1882. Wajib naik ke atas menara karena pemandangan dari atas mercusuar sangat indah. Setelah puas melihat panorama dari atas menara, Anda bisa menyeberang melalui laut dangkal ke pulau kecil berbatu lainnya yang berjarak 100 meter. Sambil menyeberang, Anda bisa berenang atau snorkeling. Air lautnya sangat jernih. Anda serasa mandi di kolam renang. Lokasi snorkeling terbaik adalah di sisi Barat Laut pulau Lengkuas dengan hamparan karang hidup dan ikan-ikan kecil yang menarik.

Gantung (Gantong)

Perjalanan ke Gantung, dari pusat kota Tanjung Pandan, membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam dengan melewati hutan-hutan kecil, kebun kelapa sawit, serta perbukitan. Ada juga tanah-tanah yang rusak akibat penambangan timah. Tempat ini menjadi lokasi syuting film Laskar Pelangi. Anda bisa melihat replika gedung SD Muhammadiyah. Bangunan asli sekolah itu sudah tidak ada. Anda pun bisa melihat perumahan pejabat PN Timah pada masa itu yang disebut Gedong. Sebagian bangunan tua terlihat terlantar seperti SD PN Timah, Wisma Ria, dan pusat bengkel PN Timah.  Tempat lain yang layak dikunjungi adalah Pice, sebuah bendungan besar peninggalan Belanda di Sungai Linggang yang membelah desa Gantong. Bendungan ini digunakan untuk mengatur permukaan air hulu sungai Linggang sehingga Emmer Bager (kapal keruk) dapat beroperasi (mengambil timah) dari dasar sungai Linggang. Tetapi, sebelum ke Gantung, sebaiknya Anda mencicipi Mie Belitong di Tanjung Pandan.

Tanjung Kelayang

Pulau batu granit ini disebut Tanjung Kelayang karena bentuknya mirip dengan burung kelayang (salah satu jenis burung yang banyak ditemukan di sana). Ada tiga pulau kecil, yang kira-kira berukuran 50 meter persegi.  Letaknya tak jauh dari bibir pantai. Di sebelah timur pulau, terdapat pantai berpasir putih sepanjang 4 km hingga ke Tanjung Tinggi. Cocok untuk berenang atau sekedar bermain di pantai. Sedangkan di sisi barat pulau, banyak ditemukan batu-batu granit berbagai ukuran. Pemandangan yang sangat menawan, terutama saat matahari terbenam. Anda bisa naik ke atas batu-batu itu untuk melihat keindahan Tanjung Kelayang.

Tanjung Tinggi

Tempat ini disebut juga Pelabuhan Bilik karena dahulu menjadi pelabuhan bagi nelayan di desa Keciput. Pantai Tanjung Tinggi diapit oleh dua semenanjung granit. Batu-batu granit berukuran besar tersebar di mana-mana. Airnya jernih. Indah dan menawan. Pastikan Anda membawa baju ganti karena pengunjung selalu mencebur ke laut. Tempat inilah yang menjadi lokasi syuting film Laskar Pelangi. Sehabis berenang, Anda bisa singgah ke beberapa resto seafood segar yang menyajikan menu khas Belitung, yaitu Gangan kepala ikan Ketarap atau ikan Ilak. Gangan mirip dengan gulai yang berwarna kuning.

Pulau Pasir

Pulau kecil di tengah laut ini hanya muncul saat air laut surut. Berupa hamparan pasir putih yang lembut. Pulau pasir dikelilingi oleh pulau-pulau kecil seperti pulau Babi, pulau Pegadoran, pulau Kelayang, dan Baru Berlayar. Di Pulau Pasir, Anda bisa melihat bintang laut merah yang berukuran besar. Bintang laut itu bertebaran di antara pasir putih. Ingat, Anda tak boleh membawa binatang tersebut. Hanya boleh berfoto saja.

Tanjung Binga

Bagi penggemar kuliner, tempat ini wajib dikunjungi. Mayoritas penduduk di desa yang terletak 8 km di sisi barat Tanjung Tinggi ini adalah nelayan. Beberapa restoran, seperti Bukit Berahu, menyajikan seafood segar. Jika Anda penyuka ikan bakar, datanglah pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, saat di mana nelayan tiba. Anda bisa memesan ikan segar untuk disantap. Setelah itu, berjalanlah ke rumah penduduk. Tengok kiri-kanan, sebagain dari mereka menjual durian matang pohon. Pemandangan di tempat ini juga memukau dengan batu-batu granit. Ketika sunset, batu granit tambah memesona. Banyak fotografer yang mengabadikan sunset di Tanjung Binga.

Batu Berlayar

Pulau ini unik karena hanya terdiri dari pasir dan batu granit yang menjulang tinggi, menyerupai sebuah layar. Karena itu, penduduk setempat menyebut daerah ini dengan nama Pulau Berlayar. Pulaunya tidak besar. Hanya lima perahu yang bisa parkir di pulau tersebut. Tekstur batu menarik sehingga bisa menghasilkan foto-foto artistik jika Anda menyukai dunia fotografi.

Sebenarnya, masih banyak lokasi lain yang bisa dikunjungi di Belitung bagian barat seperti Pulau Babi, serta Tanjung Pandan. Di Belitung Selatan juga terdapat beberapa lokasi wisata seperti Pantai Batu Belah, Pantai Batu Bantan, Batu Kodok, Pantai Awan Mendung serta Teluk Gembira. Namun, Belitung bagian timur, dengan ibukota Manggar,  juga memiliki lokasi-lokasi yang menawan sehingga sayang untuk dilewatkan. Di kota Seribu Warung Kopi ini , ada beberapa tempat yang dapat Anda kunjungi.

Burung Mandi

Gunung di sebelah timur laut Belitung ini menjadi tujuan utama wisata di daerah Manggar. Banyak lokasi menarik di tempat ini. Pertama, Pantai Burung Mandi. Berbeda dengan pantai lain di Belitung karena tak memiliki batu-batu granit. Pantai ini hanya terdiri dari pasir putih yang landai dan pohon pinus laut sebagai pembatas antara pantai dan daratan. Keunikan lain, pantai ini adalah satu-satunya pantai yang memiliki latar belakang gunung Burung Mandi. Kedua, Bukit Batu yaitu sebuah pantai yang berada di lereng bukit. Tak banyak pasirnya. Namun kontur yang berbukit menjadikan pantai ini unik. Ketiga, vihara Dewi Kwan Im. Tempat ibadah umat Kong Fu Chu di lereng gunung Burung Mandi ini adalah vihara terbesar di Belitung. Tiap Tahun Baru Cina, pengunjung vihara meningkat tajam. Meski tempat suci, Anda bisa masuk dan menikmati keiindahannya. Keempat, Danau Mempaya. Walau terdapat ratusan danau di Belitung Timur, tetapi Danau Mempaya adalah danau terluas. Pemandanganya bagus, dengan gunung Burung Mandi sebagai latar belakang. Tempatnya sunyi. Belum banyak pengunjung yang mendatangi tempat ini. Tetapi jika Anda tertarik dengan fotografi, tempat ini sangat cocok karena pemandangan yang menakjubkan.

Pantai Serdang

Berbeda dengan pantai di Belitung bagian barat, Pantai Serdang tak memiliki batu-batu granit. Hanya berupa hamparan pasir putih yang lebar dan landai. Cocok untuk bermain futsal atau bersepeda. Sebaiknya, Anda tidak mencebur ke laut karena ombak relatif besar. Keunikan pantai ini adalah banyaknya perahu layar katir yang dengan lengan bambu di kedua sisinya. Perahu itu dicat warna-warni sehingga terlihat mencolok. Setiap tahun, warga mengadakan lomba balap perahu katir. Pemandangan pantai tampak menawan jika dilihat dari Bukit Samak. Pada jaman Belanda, Bukit Samak menjadi residensial bagi ekspatriat. Tempatnya asri dengan fasilitas mewah. Kini, di tempat itu dibangun restoran. Sambil makan, Anda bisa menikmati keindahan alam. (Majalah Jakarta edisi 65, 2011. Fotografi oleh Agus Joko Purwanto, ajp-indonesiaindah.blogspot.com)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s